Breaking News:

Tribun Sidrap

Kunker di Sidrap, Mentan SYL Sebut Komoditas Porang Miliki Pasar Ekspor yang Menjanjikan

Hal itu dikatakan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat kunjungan kerja ke Dusun Tellang, Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng

Ist
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat meninjau Kebun Porang di Dusun Tellang, Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Sabtu, (05/06/2021) 

TRIBUNSIDRAP.COM, WATANG SIDENRENG - Kementerian Pertanian tengah fokus mengembangkan komoditas porang.

Hal itu dikatakan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat kunjungan kerja ke Dusun Tellang, Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Sabtu, (05/06/2021).

Mentan SYL mengatakan, komoditas porang memiliki pasar ekspor yang sangat menjanjikan.

"Pengembangan komoditas porang ini sangat berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional," kata Mentan SYL.

Diketahui produksi komoditas porang sebanyak 80 % hingga 85 % dihasilkan dalam bentuk chips untuk di ekspor.

"Sedangkan 10% hingga 15% untuk konsumsi dalam negeri dan dalam bentuk beras porang maupun mie porang,"tuturnya.

Selain pengolahan pascapanen menjadi beras Porang dan mie, komoditas porang mempunyai 21 produk turunan dalam bentuk lain seperti kosmetik, dan industri lainnya.

"Pak Dirjen, saya mau sisi intervensi pertanian nanti bisa mengangkat kesejahteraan petani itu 20 persen, hitung itu. Ini harus segera dikerjakan," tuturnya.

Petani milenial, Syaharuddin Alrif mengatakan kebun porang yang dikembangkanya ini dimulai dari tahun 2020.

Kebun porang ini ditumpangsarikan dengan komoditas pisang.

Halaman
12
Penulis: Nining Angraeni
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved