Breaking News:

Tribun Sulsel

Kasus DPB Meningkat di Makassar-Sidrap, Pemprov Gaungkan 1 Rumah 1 Jumantik

Pemprov Sulsel juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Humas Pemprov Sulsel
Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tak hanya Covid-19, Pemprov Sulsel juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Sulsel, dr Erwan Tri Sulistyo mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu update laporan kasus DBD.

Namun dari beberapa daerah yang melaporkan, di antaranya terjadi peningkatan di dua wilayah.

"Trend peningkatan kasus terlihat meningkat, terutama di Kabupaten Sidrap dan kota Makassar," katanya via rilis Pemprov, Sabtu (5/6/2021).

"Kami instruksikan untuk melakukan fogging, kami juga turut membantu dengan meminjamkan alat fogging," jelasnya.

Untuk langkah pencegahan, Dinas Kesehatan Sulsel telah menghimbau kepada seluruh jajaran di Kabupaten/Kota dengan melakukan pemberdayaan masyarakat.

"Kami mengajak melakukan gerakan 1 rumah 1 Jumantik. Yaitu pemantau jentik dalam rumah oleh anggota keluarga," katanya.

"Beberapa langkah dilakukan di daerah seperti di Pinrang, mengajak masyarakat untuk bekerja bakti, membersihkan lingkungan tempat perindukan nyamuk sebelum dilakukan fogging," jelasnya.

Penyakit demam berdarah disebabkan oleh infeksi virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Gejala yang umumnya dirasakan antara lain demam tinggi terus-menerus hingga berhari-hari, diare, dan muntah yang disertai sakit kepala dan nyeri otot.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved