Update Corona Pangkep

Ada Tiga Pasien Positif Covid-19 di Pangkep, Berasal dari Liukang Tangaya dan Mandalle

Juru Bicara Satgas Covid-19 Pangkep, dr Annas Ahmad mengatakan, pada hari Rabu (2/6/2021) hanya tercatat satu pasien covid-19 di Pangkep.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUN TIMUR/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Jubir Penanganan Covid -19 Pangkep, dr Annas Ahmad 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKEP - Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan kembali bertambah.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Pangkep, dr Annas Ahmad mengatakan, pada hari Rabu (2/6/2021) hanya tercatat satu pasien covid-19 di Pangkep.

Kemudian hari Sabtu (5/6/2021) kasus covid-19 di Pangkep menjadi tiga orang.

Pasien yang masih terkonfirmasi berasal dari Liukang Tangaya dan Kecamatan Mandalle, Pangkep

"Saat ini yang terkonfirmasi ada 3 orang. 1 orang dari Kecamatan Mandalle dan 2 orang lainnya dari Liukang Tangaya,"  Ujar, Annas Ahmad, Sabtu (5/6/2021).

2 orang pasien positif tersebut sedang dirawat di RS Batara Siang, Pangkep.

Sementara satu orang lainnya diminta untuk melakukan isolasi mandiri.

Dr. Annas menuturkan, penularan Covid-19 yang terjadi kemungkinan dari rumah sakit.

"Diduga tertular dari rumah sakit, karena memang sedang sakit," tuturnya.

Pertanggal 5 Juni, total kasus Covid-19 terkonfirmasi di Kabupaten Pangkep sebanyak 1.181.

Dan untuk pasien yang sudah sembuh mencapai 96,69% atau 1.142 orang.

Meninggal dunia 3.0% atau 36 orang.

Untuk mengantisipasi penambahan kasus, Annas mengatakan pihaknya gencar melakukan tracing kontak dan juga operasi yustisi.

Annas berharap kepada seluruh masyarakat agar tidak lengah meskipun kasus positif sisa satu orang.

Ia juga mengingakan bahwa penegakan 3 M dan 3 T tentunya masih terus digaungkan, mengingat hal tersebut adalah dasar pencegahan Covid-19.

"Meski kasus covid-19 pangkep dikategorikan zona hijau, namun kita berharap masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan sembari menunggu jadwal vaksinasi"

Ia juga mengatakan Satgas Covid Pangkep telah mengantisipasi lonjakan kasus dan menyiapkan seluruh fasilitas kesehatan untuk masyarakat.

"Kondisi ini perlu diwaspadai terjadinya lonjakan kasus baru. Yang pasti bahwa kita akan belajar menghadapi lonjakan kasus seperti sebelumnya sehingga seluruh fasilitas layanan kesehatan harus bersiap," ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved