Breaking News:

Pekerja Migran Indonesia

Tujuh Tawaran Solusi Kapten Indonesia Mengatasi Dampak Buruk Covid-19 bagi Ketenagakerjaan

Yang pasti, konstalasi pemulangan 7.300 Pekerja Migran Indonesia kian deras, sejak hadirnya Covid-19.

Editor: AS Kambie
dok.tribun
Abdul Rauf Tera, Ketua Umum DPP KAPTEN Indonesia 

Citizen Analisis

Abdul Rauf Tera
Ketua Umum Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional (Kapten) Indonesia
Melaporkan dari Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wacana pemulangan massal Pekerja Migran Indonesia (PMI) sangat menyedihkan. 

Rencana deportase 7.300 buruh di luar negeri semakin membuktikan bahwa Pekerja Migran Indonesi memang dianaktirikan.

Daulat pejabat bahwa Pekerja Migran Indonesia itu pejuang devisa bisa saja memang hanya pemanis di bibir belaka.

Yang pasti, konstalasi pemulangan 7.300 Pekerja Migran Indonesia kian deras, sejak hadirnya Covid-19.

Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional (Kapten) Indonesia mengapresiasi pemerintah khususnya Kementerian Tenaga Kerja RI Ida Fauziah, yang bertekad mengawal dengan baik kepulangan 7.300 Pekerja Migran Indonesia ke Tanah Air.

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar juga memberikan dukungan sskaligus mewarning Menaker Ida Fauziah mengawal hingga tuntas kepulangan Pekerja Migran Indonesia tersebut, dari negara asal hingga kampung halaman masing-masing.

Menurut kami, pengawalan Pekerja Migran Indonesia tidak berakhir pada kepulangam saja, tapi sekaligus memberikan stimulan dan mengantar hingga mereka bekerja lagi.

Itu penting agar kesinambungan hajak hidup keluarganya tetap bisa diatasi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved