Breaking News:

Kecelakaan di Lancibung Sinjai

Penjelasan Kapus Samaenre Terkait Korban Lakalantas di Sinjai, Kepalanya Pecah dan Muka Remuk

Tiga warga Bone, meninggal dunia usai terlibat lakalantas di Lancibung, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Senin (31/5/2021).

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/SAMBA
Kepala Puskesmas Samaenre, dr Wahyu Adhelia Dachlan 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI SELATAN - Tiga warga Bone, meninggal dunia usai terlibat lakalantas di Lancibung, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Senin (31/5/2021).

Kepala Puskesmas Samaenre, dr Wahyu Adhelia Dachlan mengatakan, ketiganya mengalami luka yang cukup parah.

Bahkan korban ada yang kepalanya pecah hingga muka remuk setelah ditabrak mobil.

"Para korban alami luka yang parah, yakni ada yang pecah kepalanya dan muka yang remuk," kata Kepala Puskesmas Samaenre, dr Wahyu Adhelia Dachlan, Senin (31/5/2021).

Akibatnya korban langung meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sekedar diketahui, tiga korban lakalantas merupakan warga Desa Tobenteng, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone.

Mereka adalah Khairil bin Arsyad (36) asal Tobenteng, Kecamatan Amali, Bone. (alamat di KTP Jl Keamanan, No 17, Kelurahan Karuwisi, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar).

Mardiana binti Sume (50), pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT). Alamat, Desa Tobenteng, Desa Amali Riattang, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone.

Hamdi bin Irwan (8), Dusun Tobenteng, Desa Amali Riattang, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone.

Mereka tewas setelah sepeda motornya ditabrak mobil Toyota Innova sekitar pukul 11.30 Wita.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved