Breaking News:

Tribun Maros

Perjuangan Warga Maros Buat Pupuk Organik, Lewati Sungai & Panjat Tebing Cari Kotoran Kalelawar

Warga Rammang-rammang desa Salenrang, Kabupaten Maros, Sulsel, membuat inovasi pupuk organik dari kotoran kelelawar.

Penulis: Nurul Hidayah
Editor: Sudirman
ist
Pupuk organik guano yang di produksi masyarakat Rammang-rammang 

TRIBUNMAROS.COM,MAROS- Warga Rammang-rammang desa Salenrang, Kabupaten Maros, Sulsel, membuat inovasi pupuk organik dari kotoran kelelawar.

Pupuk tersebut diberi nama pupuk organik guano.

Untuk mendapatkan kotoran kelelawar, warga harus menempuh perjalanan sekitar 20 menit menyusuri sungai.

Tak sampai disitu, iapun harus memanjat tebing setinggi kurang lebih 70 meter dengan tingkat kemiringan 90 derajat.

Setelah kotoran kelelawar didapatkan, barulah dimulai proses pembuatan pupuk guano.

Kepala Unit Warung Desa, Iwan Dento mengatakan, pupuk organik guano muncul untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan pupuk.

"Kotoran kelelawar ini memiliki kandungan gas yang tinggi dibandingkan dengan pupuk organik lainnya," ujar Iwan, Sabtu (29/5/2021).

Bahkan pupuk organik guanonah yang terbaik, karena memiliki kandungan yang lengkap.

Pupuk organik guano berfungsi untuk memperbaiki unsur hara di tanah.

Untuk pupuk guano, kotoran kelelawar dicampurkan dengan nutrisi yang didapatkan dari bahan yang ada di sekitar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved