Breaking News:

Tribun Bisnis

Sinergi KPK-PLN Selamatkan Aset Negara di Sulawesi Tengah

Sinergi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)-PLN Selamatkan Aset Negara di Sulawesi Tengah

PLN
Rapat Koordinasi Percepatan Sertifikasi Aset PT PLN (Persero) baru-baru ini. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Adanya sinergi yang terjalin antara Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali dibuktikan dengan mengamankan asset milik negara di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sebagai tindak lanjut, PLN-KPK melaksanakan Rapat Koordinasi Percepatan Sertifikasi Aset PT PLN (Persero) baru-baru ini.

Rapat dihadiri Kepala Satgas Korsupgah Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah 4 KPK Niken Ariati, EVP Legal, Pengamanan, dan Pemeliharaan Aset Properti PT PLN (Persero) Dwi Wibihandoko, General Manager Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIKL) Sulawesi Munawar Furqan, General Manager Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi Defiar Anis dan General Manager Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (UIW SUTG) Leo Basuki di Kantor PLN UP3 Palu.

Dalam agenda ini, PLN menyampaikan target pengamanan aset di Provinsi Sulawesi Tengah sebanyak 710 persil tanah di delapan kota dan kabupaten.

Dalam pelaksanaannya, PLN menghadapi beberapa kendala yang dihadapi untuk menyelesaikan target yang telah ditetapkan.

Demikian disampaikan EVP Legal, Pengamanan, dan Pemeliharaan Aset Properti PT PLN (Persero), Dwi Wibihandoko.

PLN terus berupaya menyelamatkan aset milik negara, dalam hal ini fisik lahan telah kami kelola, secara administrasi terdapat beberapa kendala diantaranya terdapat tumpang tindihnya sertifikat," katanya melalui keterangan resminya, Jumat (28/5/2021).

Selain itu, beberapa pemilik sertifikat yang telah meninggal dunia dan ahli waris dalam proses identifikasi keberadaannya.

Alhasil, dari total target 710 persil telah terbit sertifikat sebanyak 69.

Sedangkan dalam proses administrasi di BPN sebanyak 391 persil sisanya masih dilengkapi administrasi oleh PLN.

Halaman
12
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved