Tribun Mamuju

Pemkab Mamuju Kembali Terima 500 Vial Vaksin Sinovac

Pemkab Mamuju menjamin kecukupan stok vaksin jenis Sinovac untuk pelayan publik dan kelompok lansia di Mamuju.

Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
Tribun Timur
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Mamuju, Alamsyah Thamrin.(nurhadi/tribun) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Pemkab Mamuju menjamin kecukupan stok vaksin jenis Sinovac untuk pelayan publik dan kelompok lansia di Mamuju.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Dinkes Mamuju, Alamsyah mengatakan, baru-baru ini pihak menerima dosis vaksin sebanyak 500 vial.

"Semua jenis sinovac, 500 vial itu untuk 5.000 sasaran karena dalam satu vail vaksin, bisa digunakan untuk 10 sasaran,"ujar Alamsyah, Jumat (28/5/2021).

Dia pun menjamin tidak ada vaksin yang dikhawatirkan kadaluwarsa karena proses vaksinasi terus dilakukan secara berkesinambungan.

"Vaksinasi untuk di kabupaten Mamuju saat ini fokus pada sasaran pelayan publik dan kelompok lansia karena capaian kita memang masih rendah,"ucapnya.

Program vaksinasi di Mamuju saat ini terus digalakkan melalui program Gerakan Bersama Masyarakat (Gebrak) Vaksinasi Covid-19 yang diluncurkan belum lama ini.

Selain itu, Alamsyah menjelaskan sejauh ini vaksin yang diterima Pemkab Mamuju semuanya jenis sinovac, belum ada AstraZeneca.

"AstraZeneca memang itu untuk purnawirawan, kalau untuk kebutuhan kita masyarakat, ASN dan Lansia itu tetap menggunakan Sinovac,"tuturnya.

Data Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Mamuju

Alamsyah mengatakan, berdasarkan data terakhir yang dirilis, sejauh ini jumlah Vaksin Covid-19 yang sudah diterima oleh Kabupaten Mamuju berjumlah 31.880 dosis.

Sementara yang sudah digunakan sebanyak 17.865 dosis atau 56%.

"Dosis vaksin tersebut telah digunakan untuk Tenaga Kesehatan, Lansia dan Pelayanan Publik,"katanya.

Lanjut Alamsyah, vaksinasi untuk tahap pertama dengan sasaran tenaga kesehatan telah dianggap selesai.

"Sebanyak 2.451 tenaga kesehatan menjadi target sasaran, capaian dosis pertama sebanyak 1.891 orang (77,15%) dosis kedua 1.735 orang (70,79%). Yang belum divakasin itu karena ada kendala tertentu yang tidak diperbolehkan untuk divaksin, misal belum sampai 3 bulan sembuh dari Covid,"jelasnya.

Sasaran Vaksinasi untuk tahap kedua yang sedang berjalan adalah lansia dengan sasaran sebanyak 10.542 orang.

"Masih rendah, capaian dosis pertama 166 orang (1,576) dosis kedua sebanyak 85 orang (0,81%). Inilah yang terus digalakkan sekarang di seluruh puskesmas,"ujarnya.

Sedangkan Pelayanan Publik sasaran sebanyak 23.234 orang, capaian dosis pertama sebanyak 7.786 orang (33,51%) dosis kedua 6.202 orang (26,69%).

"Tapi data ini pasti sudah ada perubahan karena seluruh guru-guru di Mamuju secara massif melakukan vaksin sebelum dimulai sekolah tatap muka. Kita akan rilis data selanjutnya,"tuturnya.(tribun-timur.com).

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved