Breaking News:

Tribun Sulbar

Bea Cukai Sulbagsel Sita Ratusan Karung Pakaian Cakar Ilegal dari Malaysia

Ratusan karung pakaian bekas atau cakar ilegal, diamankan Tim Penindakan Direktorat Jenderal Bea Cukai Sulawesi bagian Selatan (DJBC Sulbagsel)

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Ratusan karung pakaian bekas atau cakar (ballpress) ilegal, diamankan Tim Penindakan Direktorat Jenderal Bea Cukai Sulawesi bagian Selatan (DJBC Sulbagsel), Jumat (2852021) siang 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ratusan karung pakaian bekas atau cakar (ballpress) ilegal, diamankan Tim Penindakan Direktorat Jenderal Bea Cukai Sulawesi bagian Selatan (DJBC Sulbagsel).

Pakaian bekas ilegal yang diduga selundupan dari Pulau Tawau, Sabah Malaysia itu, diamankan saat tiba di Pelabuhan Palipi, Sulawesi Barat.

Hal itu diungkapkan Kabid Penindakan DJBC Sulbagsel Arie Papiano, saat ditemui di kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Jl Satando, Makassar, Jumat (28/5/2021) siang.

"Kami dari Dirjen Bea Cukai Sulawesi bagian Selataelakukan penindakan sekitar 151 ballpres. Penindakan tersebut kami lakukan di Sulawesi Barat, di sekitar pelabuhan Palipi," kata Arie Papiano.

Arie menjelaskan, pengungkapan itu bermua saat Tim Penindakan DJBC Sulbagsel mendapatkan informasi adanya kapal mencurigakan dari arah barat hendak sandar di Pelabuhan Palipi, Majene.

Jarak waktu tempuh dari Kota Makassar ke Pelabuhan Palipi diperkirakan 4-6 jam.

Untuk memperpendek waktu tempuh, pihaknya pun mengirim petugas dari kantor Bea Cukai Pare-Pare.

Alasannya, pihaknya belum mempunyai kantor Bea Cukai di wilayah administratif Sulawesi Barat.

Namun, saat tiba di lokasi, kapal yang melakukan pembongkaran ballpress tersebut telah kabur meninggalkan dermaga.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan penelusuran atau penyelidikan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved