Breaking News:

Tribun Bone

Aktivis Perempuan dan Anak Bone Desak Polisi Ungkap Kasus Pembuangan Bayi

Aktivis Perempuan dan Anak Bone Desak Polisi Ungkap Kasus Pembuangan Bayi

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI
Suasana autopsi jasad bayi laki-laki ditemukan di Sungai Teppoe, Kelurahan Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulsel. 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Polisi didesak mengusut kasus penemuan jasad bayi di tepi Sungai Teppoe, Kelurahan Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Jasad bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan oleh warga bernama Yallo saat mencari tempat untuk memancing pada Senin (24/5/2021) pukul 14.30 Wita.

Saat ditemukan kondisi bayi sudah meninggal dunia, mengeluarkan bau tidak sedap serta dikerumuni belatung.

Tak jauh dari jasad bayi, ditemukan ari-ari bayi dan bercak darah.

Aktivis perempuan dan anak Bone, Martina Majid mengecam tindakan pelaku maupun orang tua pembuangan bayi.

Ia mendesak pihak kepolisian mengusut kasus ini hingga tuntas. Polisi tidak boleh tinggal diam terkait kasus ini.

Polisi harus mengungkap pelaku maupun orang tua yang tega membuang bayinya tersebut.

"Polisi harus menyelidiki kasus ini hingga tuntas. Tidak boleh berdiam diri. Pelaku dan orang tua yang tega membuang bayinya harus ditangkap," katanya Jumat (28/5/2021).

Menurut dia, jika tidak diungkap, kasus serupa bisa saja berulang kembali.

"Jika dibiarkan terlalu lama pelaku pembuang jasad bayi akan merasa aman berbuat hal serupa. Tentu ini tidak boleh dibiarkan," tegasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved