Breaking News:

Tribun Majene

Sebelum Bunuh Diri, Naufal Sempat Belajar Membuat Simpul Tali

Mahasiswa Majene Ditemukan Tewas Gantung Diri. Sebelum ditemukan gantung diri, korban sempat cekcok melalui pesan Whatsapp dengan pacarnya

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Polres Majene
Seorang pemuda ditemukan ditemukan tewas gantung diri di Passarang, Kelurahan Totoli, Kabupaten Majene, Kamis (2652021) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Naufal, seseorang Mahasiswa Unismuh asal Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) merenggang nyawa setelah gantung diri di toko, tepatnya kamar depan rumahnya, Rabu (27/5/2021).

Sebelum ditemukan gantung diri, korban sempat cekcok melalui pesan Whatsapp dengan pacarnya Hijrah Ruddin, karena tidak terima diputuskan.

Bahkan, mahasiwa yang baru duduk di bangku kuliah semester IV Makassar sempat video call dengan pujaan hatinya dan mengancam akan bunuh diri.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh temanya Ahmad Dani Reway. Korban didapat dalam kondisi leher terikat seutas tali nilon warna kuning.

Ahmad Dani mendapat telpon dari pacar korban bahwa Naufal mengancam akan bunuh diri sekitar pukul 19.00 Wita.

"Saksi tiba-tiba menerima panggilan telpon dari pacar korban atas nama Hijrah Ruddin dan meminta agar saksi segera kerumah korban karena korban mengancam ingin bunuh diri," kata Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Jamaluddin.

Setiba di rumah korban, saksi memanggil korban namun tidak ada jawaban.

Kemudian saksi masuk kedalam halaman rumah korban karena gerbang dalam posisi terbuka.

Saat melihat masuk kedalam butik ibu korban, dan melihat korban berada di depan mesin jahit, saksi mengira korban sementara menjahit.

"Setelah melihat kembali kedalam ruangan, ternyata korban dalam keadaan gantung diri dan sudah dalam keadaan meninggal, " paparnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved