Breaking News:

Tribun Bulukumba

Satlantas Polres Bulukumba Minta Knalpot Bising Tak Lagi Dijual

Satuan Lalu lintas Polres Bulukumba kini mulai turun tangan 'membasmi' knalpot racing atau brong.

Satlantas Polres Bulukumba
Satlantas Polres Bulukumba melakukan sosialisasi ke sejumlah toko sparepart dan bengkel agar tidak ada lagi yang menjual knalpot racing, di Bulukumba. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Satuan Lalu lintas Polres Bulukumba kini mulai turun tangan 'membasmi' knalpot racing atau brong.

Pasalnya, sepeda motor dengan knalpot brong meresahkan warga kota Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), belakangan ini.

Suara keras yang dikeluarkan motor, mengganggu ketenangan dan kenyamanan warga.

Menanggali hal itu, Satlabtas Polres Bulukumba menyambangi beberapa toko sparepart dan bengkel kendaraan sepeda motor.

Mereka meminta agar tidak menjual knalpot racing.

Kasat Lantas Polres Bulukumba IPTU Andhika Trisna Wijaya, mengatakan, pihaknya bakal melakukan sosialisasi ke sejumlah toko sparepart dan bengkel agar tidak ada lagi yang menjual knalpot racing.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009 Tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24/M-DAG/PER/4/2016.

"Itu tentang Standardisasi Bidang Perdagangan, Banyaknya kendaraan roda dua yang ditemukan di jalanan yang menggunakan knalpot tidak sesuai dengan SNI," kata IPTU Andhika Trisna Wijaya, Kamis (27/5/2021).

Selain itu, pihaknya juga bakal melakukan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jalan, tentang dampak dari suara bising knalpot yang tidak sesuai dengan standar SNI atau yang tidak memenuhi persyaratan teknis dari ATPM.

"Karena kebisingan suaranya dapat mengganggu konsentrasi pengendara lainnya sehingga berpotensi menimbulkan laka lantas," tambah IPTU Andhika Trisna Wijaya.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved