Breaking News:

Tribun Majene

Keluarga Tak Percaya Naufal Tewas karena Bunuh Diri

Muhammad Naufal, seorang mahasiswa Unismuh Makassar asal Kabupaten Majene nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Polres Majene
Seorang pemuda ditemukan ditemukan tewas gantung diri di Passarang, Kelurahan Totoli, Kabupaten Majene, Kamis (2652021) malam. 

TRIBUN-TIMUR COM, MAJENE -- Muhammad Naufal, seorang mahasiswa Unismuh Makassar asal Kabupaten Majene , Sulawesi Barat (Sulbar) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Pria berusia 20 tahun bunuh diri karena diduga tidak terima putus dengan pujaan hatinya, Hijrah Ruddin.

Keluarga almarhum tidak menyangka Naufal meninggal dengan cara bunuh diri.

Menurut keluarga almarhum, Naufal dikenal sebagai sosok pemuda yang penyabar dan tertutup, meskipun sering bergaul dengan teman seusianya.

"Kalau dari sisi akhlakul kharimah termasuk anak yang sangat baik kepada semua orang, " kata keluarga almarhum, Muhammad Dardi kepada tribun.

Selain itu, almarhum juga dikenal priadi yang alim, santun dan rajin salat lima waktu.

Almarhum juga sering dipanggil jadi  imam ketika salat di masjid bahkan biasa dipanggil jamaah untuk memimpin salat di rumah tertentu saat bulan ramadhan.

"Jadi kami keluarga sangat tidak percaya Naufal meninggal dengan cara bunuh diri dan merasa sangat terpukul atas kejadian yang menimpa almarhum," ucapnya.

Naufal, seseorang Mahasiswa Unismuh asal Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) merenggang nyawa setelah gantung diri di toko butik , tepatnya kamar depan rumahnya, Rabu (27/5/2021).

Sebelum ditemukan gantung diri, korban sempat cekcok melalui pesan Whatsapp dengan pacarnya Hijrah Ruddin, karena tidak terima diputuskan.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved