Tribun Makassar

Jukir Asal Gowa Ditangkap Gara-gara Curi HP, 4 Penadah Turut Diamankan

Jukir Asal Gowa Ditangkap Gara-gara Curi HP, 4 Penadah Turut Diamankan

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
Polrestabes Makassar
Pencuri ponsel dan empat penadah diamankan Tim Jatanras Polrestabes Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Imran Rosadi alias Dodi (33) ditangkap Tim Jatanras Polrestabes Makassar.

Juru parkir yang beralamat di Kabupaten Gowa itu ditangkap atas tuduhan pencurian ponsel Muhammad Aryangga pada 10 Mei lalu.

"Korban (Muhammad Aryang) singgah membeli ayam potong bersama ibunya, kemudian korban menyimpan tas miliknya berisikan handphone dan uang di dasbor sepeda motor," kata Kasubdit 2 Jatanras, Ipda Nasrullah, Kamis (27/5/2021) sore.

"Setelah kembali tas yang berisikan handphone dan uang miliknya sudah tidak ada," sambungnya.

Keberadaan Dodi berhasil diendus dan diringkus setelah Tim Jatanras mengamankan empat penadah hasil curian sebulannya.

Ke empat penadah itu masing-masing, Bayu (33), Alexander (21), Reza Ferdiansyah (18), dan Pendi Yohanes (29).

Penadah yang pertama kali diringkus ialah Pendi Yohanes saat berada di Jl Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Usai mengamankan Pendi, Tim Jatanras pun melakukan pengembangan dan membekuk Alexander dan Reza Ferdiansyah di Jl Rajawali, Makassar.

Satu penadah lainnya, Bayu sudah lebih dahulu mendekam di sel tahanan Polsek Mariso atas kasus penganiayaan yang menjeratnya.

"Hasil interogasi, Dodi mengakui telah melakukan pencurian Handphone merek Oppo A54 warna hitam lalu menjualnya kepada Bayu yang saat ini ditahan di Polsek Mariso kasus 351," tuturnya.

Bayu membeli ponsel curian Dodi seharga Rp 700 ribu.

Usai membeli dari Dodi, Bayu menjual ponsel curian itu ke Pendi Yohanes seharga Rp 1,1 juta.

Transaksi atau pertemuan jual beli ponsel Bayu dan Pendi Yohanes diperantarai oleh Alexander dan Reza Ferdiansyah.

Dalam pengungkapan itu, ponsel curian milik Muhammad Aryangga berhasil diamankan Tim Jatanras Polrestabes Makassar.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved