Final Liga Europa
David de Gea Jadi Kambing Hitam, Ternyata Statistik Buktikan Tak Pernah Tahan Penalti Selama 4 Tahun
Cuplikan Video David de Gea gagal penalti, Villareal juara Liga Europa 2021 usai adu penalti melawan MU di final dini hari tadi
TRIBUN-TIMUR.COM - Sosok Kiper David de Gea benar-benar dalam masalah.
Kegagalannya mencetak gol lewat penalti membuatnya jadi bulan-bulanan fans Manchester United di seluruh dunia.
Fans Setan Merah yang rindu gelar kembali menelan kekecewaan.
Beriktu Video David de Gea gagal penalti:
De Gea satu-satunya penendang penalti yang gagal saat babak Final Liga Europa 2021 Kamis (27/5/2021) dini hari tadi melawan Villareal.
Villareal pun juara dengan skor 11-10 setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal dan perpanjangan waktu.
Manchester United dikalahkan Villarreal di final Liga Europa, Kamis (27/5/2021) dini hari WIB di Stadion Miejski, Gdansk.
Setelah bermain 1-1 dalam 2x90 menit plus 2x15 menit, Manchester United kalah 10-11 dalam adu penalti.
Kiper Manchester United, David da Gea, gagal menggagalkan satu pun penalti 11 pemain Villarreal.
David de Gea malah kemudian gagal menjadi eksekutor dengan tembakannya bisa diblok oleh kiper Villarreal, Geronimo Rulli.
Baca Juga: Hasil Final Liga Europa - Kalahkan Man United dengan 22 Penalti, Villarreal Juara
Selain eksekusinya yang ambyar, De Gea juga disorot karena kegagalan menepis satu pun penalti pemain-pemain Villarreal.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan baru berlangsung delapan menit, sudah ada insiden berdarah terjadi yang menimpa bek Villarreal, Juan Foyth.
Sempat terpeleset karena berupaya mengontrol bola, Foyth harus menerima mukanya membentur lutut kanan Paul Pogba yang datang untuk berupaya merebut bola.
Hidung Foyth pun mengeluarkan darah dan harus mendapatkan perawatan di luar lapangan.
Kompatriot Lionel Messi di timnas Argentina tersebut sempat bermain lagi dan harus kembali menerima perawatan pada menit ke-18 karena hidungnya kembali mengeluarkan darah.
Manchester United terus menguasai jalannya pertandingan dan menekan lini belakang Villarreal.
Namun, hingga pertandingan berjalan 20 menit, Manchester United tak kunjung mencetak peluang emas ke gawang Villarreal.
Villarreal justru mendapatkan peluang apik di depan gawang Manchester United pada menit ke-23.
Menerima umpan chip rabona dari Carlos Bacca, Pau Torres melepaskan sundulan jarak dekat ke gawang Manchester United.
Akan tetapi, bola sundulan Torres masih melambung di atas mistar gawang David de Gea.
Keasyikan menekan pertahanan Villarreal, Manchester United justru kebobolan pada menit ke-29 lewat aksi Gerard Moreno.
Berawal dari umpan tendangan free-kick Daniel Parejo, Moreno berduel dengan Victor Lindelof di dalam kotak penalti.
Bola tendangan Parejo rupanya mampu mendarat dengan pas di kaki kanan Moreno.
Penyerang asal Spanyol itu pun hanya perlu menyontek bola dan mengecoh De Gea untuk membawa Villarreal unggul 1-0 atas Manchester United.
Manchester United terus berupaya untuk menyamakan kedudukan usai kebobolan oleh gol Moreno.
Akan tetapi, berbagai skema serangan Manchester United yang dikomandoi Bruno Fernandes masih bisa diredam oleh barisan bek Villarreal.
Bahkan, sampai pertandingan sudah berjalan 40 menit, Manchester United baru bisa melepaskan empat tembakan dengan hanya satu yang mengarah tepat ke gawang Geronimo Rulli.
Hingga wasit Clement Turpin meniup peluit jeda babak pertama, skor 1-0 untuk keunggulan Villarreal pun tetap bertahan.
Manchester United terus berupaya untuk menyamakan kedudukan usai turun minum.
Upaya Manchester United akhirnya berbuah gol pada menit ke-55 lewat aksi Edinson Cavani.
Berawal dari tendangan voli kaki kanan Marcus Rashford yang sempat diblok sejumlah pemain belakang Villarreal, Cavani memanfaatkan bola yang masih liar di dalam kotak penalti lawan.
Rulli, yang sudah salah menebak arah bola, gagal bangkit dengan cepat dan harus melihat gawangnya dibobol oleh tendangan kaki kanan Cavani dari jarak dekat.
Meski sempat dicek melalui Video Assistant Referee (VAR), gol Cavani akhirnya disahkan dan kedudukan berubah menjadi 1-1.
Usai mencetak gol pertama mereka dalam laga kali ini, Manchester United terus menekan pertahanan Villarreal pada babak kedua.
Manchester United baru kembali mendapatkan peluang matang pada menit ke-70 melalui kerja sama Bruno dan Rashford.
Menerima umpan silang dari Bruno, Rashford, yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan Rulli, gagal mencetak gol.
Tendangan kaki kanan Rashford dari dalam kotak penalti hanya melebar tipis di sisi kanan gawang Villarreal.
Manchester United dan Villarreal terus melakukan jual-beli serangan pada 10 menit terakhir babak kedua. Namun, berbagai serangan yang dilancarkan kedua tim tidak berbuah gol.
Skor 1-1 pun menghiasi akhir babak kedua dan pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Bertanding selama 30 menit dalam dua babak perpanjangan waktu rupanya tidak mampu dimanfaatkan dengan maksimal oleh kedua tim. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti.
Villarreal mengambil jatah tendangan penalti lebih dulu melalui penyerang andalan mereka, Gerard Moreno, yang berhasil melaksanakan tugasnya dengan sempurna.
Sementara itu, Manchester United menunjuk Juan Mata sebagai eksekutor pertama yang juga mampu mencetak gol untuk timnya.
Sembilan penendang berikutnya dari kedua tim menjalankan tugasnya dengan bagus dalam babak adu penalti sehingga Geronimo Rulli dan David de Gea, selaku kiper, mesti ikut ambil bagian.
Petaka datang bagi Manchester United pada penendang terakhir, yakni David de Gea.
Berniat menendang menyusur tanah ke arah kiri bawah gawang Villarreal, bola justru berhasil ditepis Geronimo Rulli. Villarreal pun keluar sebagai juara Liga Europa.
Villarreal 1-1 (pen: 11-10) Manchester United (Gerard Moreno 29'; Edinson Cavani 55')
Berikut susunan pemain Villarreal vs Manchester United
Villarreal (4-3-3): 13-Geronimo Rulli; 8-Juan Foyth (2-Mario Gaspar 88'), 3-Raul Albiol, 4-Pau Torres, 24-Alfonso Pedraza (18-Alberto Moreno 88'); 5-Daniel Parejo, 25-Etienne Capoue (12-Daniel Raba 120+3'), 14-Manuel Trigueros (23-Moi Gomez 77'); 7-Gerard Moreno, 9-Carlos Bacca (19-Francis Coquelin 60'), 30-Yeremy Pino (17-Paco Alcacer 77')
Pelatih: Unai Emery
Manchester United (4-2-3-1): 1-David de Gea; 29-Aaron Wan-Bissaka (8-Juan Mata 120+3'), 2-Victor Lindelof, 3-Eric Bailly (38-Axel Tuanzebe 116'), 23-Luke Shaw; 6-Paul Pogba (21-Daniel James 116'), 39-Scott McTominay (27-Alex Telles 120+3'); 11-Mason Greenwood (17-Fred 100'), 18-Bruno Fernandes, 10-Marcus Rashford; 7-Edinson Cavani
Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer
Wasit: Clement Turpin (Prancis)