Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Mengenal Tenunan Adat Rongkong di Luwu Utara, Berikut Arti dan Makna 6 Motifnya

Menenun kain masih dilakukan sejumlah perempuan Dusun Salurante, Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
ist
Perempuan di Dusun Salurante, Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, memperlihatkan hasil tenunannya 

TRIBUNLUTRA.COM, RONGKONG - Menenun kain masih dilakukan sejumlah perempuan Dusun Salurante, Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Menunun di sana merupakan warisan lelulur dan diajarkan secara turun-temurun.

Tomakaka Rongkong, Bata Manurun mengatakan, tenunan merupakan ciri khas budaya Rongkong.

Kendati begitu, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan dan mendekati kepunahan.

"Para pengrajin tenunan adat Rongkong tinggal dihitung jari," kata Bata, Rabu (26/5/2021).

Bata mengatakan, tenunan adat Rongkong terdiri dari enam motif.

Yaitu Ulu Karua, Sekong Sirenden Sipomandi, Lampa-lampa, Rundun Lolo, Pori Lonjong, dan Pori Situtu.

Nama motif tenunan adat Rongkong mengandung nilai-nilai budaya serta makna bagi kehidupan sosial masyarakat Rongkong yaitu :

Ulu Karua

Ulu : Kepala atau orang

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved