Breaking News:

Kesehatan

4 Gejala Penyakit Diabetes yang Kerap tidak Disadari

Penyakit diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar gula di dalam darah.

Editor: Muh. Irham
Getty Images/iStockphoto
Ilustrasi diabetes 

TRIBUNTIMUR.COM – Penyakit diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar gula di dalam darah.

Akibatnya, gula darah mengendap di aliran darah dan berimbas pada penyakit komplikasi seperi jantung, ginjal, hingga kehilangan pengelihatan.

Data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menunjukka bahwa di Amerika tercatat 34,2 juta orang yang menderita diabetes dan 21,4 persennya tidak terdiagnosa.

Tidak hanya itu, 88 juta orang Amerika juga berada pada kondisi pradiabetes yaitu kondisi yang diakibatkan tingkat gula darah yang naik.

Bahkan, satu hal yang dikahwatirkan 84 persennya tidak menyadari bahwa mereka tengah dalam tahap prediabetes.

Melihat hal ini sudah sepatutnya kita fokus untuk mengantisipasi dengan mengenali sejak dini tanda diabetes.

Pertama, menurut Keck Medicine of USC kelelahan menjadi salah satu ciri-ciri gejala diabetes.

Hal ini disebabkan glukosa yang tidak bisa diserap oleh tubuh padahal umumnya tubuh akan memecah makanan yang kita konsumsi menjadi glukosa yang berfungsi untuk menambah energi.

Kedua, yaitu sering haus dan sering buang air kecil. Kondisi ini disebabkan tubuh yang tidak mampu menyerap jumlah glukosa dengan tepat, akibatnya ginjal lebih keras untuk menyaringnya.

Minum air untuk menghilangkan rasa haus pun akhirnya membuat kita harus buang air kecil, sehingga situasi ini layaknya ‘lingkaran setan’.

Maka, ahli endokrinologi dari Keck Medicine dari USC, Braden Barnett menegaskan bahwa kadar gula dalam darah menjadi terlalu tinggi menyebabkan kelebihannya tumpah ke urine yang dibuat oleh ginjal dan air akan ikut.

“Hal ini menyebabkan peningkatan buang air kecil dan air serta gula yang keluar dari tubuh dalam urine menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi,” kata Barnett.

Ketiga, gejala lain yaitu penurunan berat badan. Tubuh yang tidak mendapatkan energi dari glukosa mulai membakar otot dan lemak.

Terakhir, yakni gula darah yang tinggi dan berlangsung lama bisa menyebabkan kerusakan saraf atau neuropati yang bisa memicu rasa kesemutan, sensasi terbakar, atau kurangnya sensasi pada anggota gerak.

Adapun, pembuluh darah dan saraf sensitif terhadap kadar gula darah yang tinggi sehingga menyebabkan kesemutan.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved