Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Warga Desa Mulyorejo Luwu Utara Produksi Pupuk Organik dari Sampah, Dijual Rp 10 Ribu per Sak

Warga Desa Mulyorejo Luwu Utara Produksi Pupuk Organik dari Sampah, Dijual Rp 10 Ribu per Sak

TPS 3R Berkah
Pupuk organik yang diproduksi warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Sukamaju Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNLUTRA.COM, SUKAMAJU SELATAN - Sejumlah warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Sukamaju Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, memproduksi pupuk organik.

Pupuk organik yang diproduksi warga Desa Mulyorejo berbahan dasar sampah.

Warga eks kampung transmigrasi yang memproduksi pupuk organik tergabung dalam sebuah kelompok Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) Berkah.

Ketua TPS 3R Berkah, Dasep, Selasa (25/5/2021) mengatakan usaha yang mereka jalankan baru dimulai pada tahun 2020.

Kendati baru, mereka sudah bisa memproduksi dan menjual pupuk organik secara berkesinambungan.

Selain sampah masyarakat, TPS 3R Berkah juga mengolah kotoran hewan menjadi pupuk organik.

"Pupuk organik yang kami produksi sudah dipasarkan dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar Desa Mulyorejo," katanya.

Dasep menuturkan, satu sak pupuk organik dengan berat tujuh kilogram dijual dengan harga Rp 10 ribu.

Selain dijual ke petani, sebagian pupuk juga didistribusikan ke Balai Penyuluh Pertanian (BPP) setempat untuk digunakan oleh para penyuluh pertanian.

"Selain sampah organik, kita juga mengolah dan memilah sampah anorganik yang diambil dari masyarakat desa, untuk kemudian kami olah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi," kata Dasep.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved