Breaking News:

Tribun Bulukumba

Mantan Bendahara & Konsultan Pengawas Jadi Saksi Kasus Korupsi Pengadaan Kapal di Bulukumba

Kasus dugaan korupsi bantuan kapal nelayan 30 GT di Dinas Kelautan dan Perikanan Bulukumba telah memasuki persidangan.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI ARISANDI
Kepala Seksi Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri Bulukumba, Andi Thirta Massaguni. 

TRIBUNBULUKUMBA.COMU, UJUNG BULU - Kasus dugaan korupsi bantuan kapal nelayan 30 GT di Dinas Kelautan dan Perikanan Bulukumba telah memasuki persidangan.

Jika sesuai jadwal, kasus ini kembali disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Selasa (25/5/2021) besok.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, Andi Thirta Massaguni, membenarkan hal itu.

Agenda sidang kali ini masih mendengar keterangan saksi.

"Iya, besok kembali dilakukan agenda persidangan, mendengar keterangan saksi," kata Thirta, yang juga merupakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus ini, Senin (24/5/2021).

Ada dua orang saksi yang bakal dihadirkan.

Mereka adalah Bendahara Dinas Kelautan dan Perikanan Bulukumba tahun 2012, Hanis, dan juga Konsultan Pengawas, Ahmad.

Sejauh ini, kata Thirta, terdakwa dalam kasus ini yakni Mantan Kadis Kelautan dan Perikanan, H Sabir, masih dinilai kooperatif sehingga tidak dilakukan penahanan.

"H Sabir masih dinilai kooperatif oleh majelis hakim," tambahnya.

Sekadar diketahui, ada dua terdakwa dalam kasus ini, yakni H Arifuddin dan H Sabir.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved