Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Mahasiswa Protes Keberadaan Tambang Emas di Pedalaman Luwu Utara

Keberadaan tambang emas di wilayah pedalaman Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, disorot sejumlah mahasiswa.

ist
Penampakan salah satu tambang emas di Rampi, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan 

TRIBUNLUTRA.COM, RAMPI - Keberadaan tambang emas di wilayah pedalaman Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, disorot sejumlah mahasiswa.

Tambang yang mahasiswa sorot adalah tambang emas yang dikelola sebuah perusahaan di Gunung Pehulenu'a, Desa Onondowa, Kecamatan Rampi.

Mahasiswa menganggap, tambang emas tersebut bisa merusak lingkungan dan merugikan warga.

Sekretaris Ikatan Pelajar Mahasiswa Rampi (IPMR), Jebi Apsander Lempoi, meminta aktivitas tambang emas di Gunung Pehulenu'a segera dihentikan.

Sebab menurut dia, pekerja tambang memakai zat kimia yang bisa berdampak buruk terhadap manusia, hewan, dan lingkungan

"Kami minta aktivitas pertambangan di Gunung Pehulenu'a Rampi segeri dihentikan, karena merugikan warga," kata Jebi, Senin (24/5/2021).

Jebi bercerita, sekitar tahun 2016 lalu, puluhan sapi dan kerban warga mati secara tiba-tiba.

Diduga akibat keracunan setelah meminum air sungai yang tercemar limbah atau zat kimia dari tambang emas.

"Kami tidak mau kasus seperti itu kembali terjadi," papar dia.

Jebi meminta, pemerintah dan aparat penegak hukum dapat menutup tambang emas yang mereka anggap ilegal.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved