Breaking News:

Tribun Polman

Klaim Tanah Warisan Leluhurnya, Hafid Tanam Pisang di Lapangan Sepak Bola Desa Nepo Polman

Puluhan tanaman pisang yang memenuhi lapangan sepakbola tersebut menyebabkan para warga tidak bisa bermain di lapangan itu.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Lapangan sepak bola di Desa Nepo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, ditanami pohon pisang oleh Hafid, warga setempat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Lapangan sepak bola di Desa Nepo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, ditanami pohon pisang oleh Hafid, warga setempat.

Hafid mengklaim lapangan itu warisan leluhurnya.

Puluhan tanaman pisang yang memenuhi lapangan sepakbola tersebut menyebabkan para warga tidak bisa bermain di lapangan itu.

Lokasi lapangan sepakbola diklaim salah satu warga  dimulai  sejak tiga bulan lalu

"Semenjak  tahun 2021," kata Sekretaris Desa Nepo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar,  Abdul Rahman kepada tribun, Senin (24/5/2021).

Warga menanami pohon pisang sebagai bentuk protes bahwa tanah itu milik kakeknya dan belum pernah dijual kepada siapapun.

Pihak pemerintah Desa sudah berupaya berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan tingkat kabupaten dan DPRD Kabupaten untuk mencarikan solusi.

Namun demikian, mereka belum mendapatkan hasil untuk mengembalikan lapangan sepakbola ini kembali seperti semula.

Sementara Camat Wonomulyo, Asrul Ambas mengaku akan mengambil jalur hukum karena ini merupakan bentuk tindak pidana.

"Saya sudah sarankan sekdes sebaiknya anda menempuh jalur hukum. Kalau kacamata hukum ini sudah masuk pidana, " paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved