Breaking News:

Tribun Bulukumba

Dua Kali Syamsuri Diperiksa Penyidik Pidsus Terkait Kasus Korupsi PDAM Bulukumba

Dua Kali Syamsuri Diperiksa Penyidik Pidsus Terkait Kasus Korupsi PDAM Bulukumba

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bulukumba, Andi Thirta Massaguni, Senin (25/5/2021). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kasus dugaan korupsi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bulukumba, merugikan negara sebesar Rp 364.891.040.

Itu berdasarkan hasil temuan Inspektorat Bulukumba.

Kasus ini bermula dari pengadaan di Induk Koperasi Perusahaan Air Minum Indonesia (Inkoppamsi).
Ada indikasi pembayaran perlengkapan fasilitas PDAM yang belum sampai kepada pihak ketiga.

Sementara anggaran pembayaran sudah dilakukan pencairan.

Saat itu, Direktur PDAM Bulukumba dijabat oleh Syamsuri.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, Andi Thirta Massaguni, membeberkan, bahwa Syamsuri sudah dua kali diperiksa dalam kasus ini.

Saat ini, Syamsuri masih berstatus sebagai saksi.

"Sudah dua kali kita ambil keterangannya, pertama tahun 2019 dan yang kedua tahun 2020 lalu," kata Andi Thirta, Senin (25/5/2021).

Ia enggan membeberkan teknis pemeriksaan, hanya saja, saat pemeriksaan awal Syamsuri dimintai keterangannya terkait secara umum kasus ini.

Dan pemeriksaan kedua dilakukan pendalaman.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved