Breaking News:

Tribun Makassar

Taufan Pawe Minta Musda 13 DPD Golkar Tidak Gaduh

Dalam satu pekan belakangan ini Partai Golkar Sulsel dihebohkan dengan isu politik uang di Musda Golkar

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Taufan Pawe menyampaikan pesan-pesan agar Musda tidak gaduh dalam Halalbihalal DPD I Golkar Sulsel secara virtual di Kantor Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa, Makassar, Sabtu malam, 22 Mei 2021. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Taufan Pawe meminta musyawarah daerah 13 DPD II kabupaten kota berjalan tanpa kegaduhan.

Taufan Pawe meminta segala hal dibicarakan dengan baik-baik.

Sejauh ini sudah 11 DPD II Golkar telah menggelar musda. 

Taufan Pawe tidak menggelar musda secara serentak 24 kabupaten kota. 

Adapun 13 musda daerah ditargetkan rampung hingga akhir Juni mendatang.

"Yang belum melaksanakan saya imbau dengun penuh harapan, agar pelaksanaan musda di daerah jangan sampai terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan. Jangan ada kegaduhan. Semuanya dibicarakan baik-baik," kata Taufan Pawe, Minggu (23/5/2021).

Taufan Pawe menyampaikan kalau ada hal-yang sulit dilakukan, DPD I siap memfasilitasi.

Menurutnya, DPD I Golkar Sulsel berupaya memberikan solusi terbaik.

"Kita harapkan pada akhir bulan juni depan, semua musda sudah selesai," katanya.

Dalam satu pekan belakangan ini Partai Golkar Sulsel dihebohkan dengan isu politik uang di Musda Golkar Kota Palopo.

Dua pimpinan kecamatan Golkar Kota Palopo mengaku mendapat tawaran uang Rp30 juta untuk mengalihkan dukungan dari Wakil Wali Kota Palopo Rahmat Masri Bandaso ke Ketua DPRD Kota Palopo Nurhaenih.

Taufan Pawe telah menyampaikan pesan-pesan agar Musda tidak gaduh dalam Halalbihalal DPD I Golkar Sulsel secara virtual.

Halalbihalal diikuti seluruh kader partai, organisasi sayap, dan 152 anggota fraksi Golkar se-Sulsel.

Hikmah Halal Bihalal yang dibawakan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis ini dipusatkan di Kantor Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa, Makassar, Sabtu malam, 22 Mei 2021.

Taufan Pawe mengatakan, Halal Bihalal ini merupakan salah satu kemampuan pengurus Golkar Sulsel menerjemahkan kebijakan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto yang sebelumnya telah menggelar Halal Bihalal bersama kader seluruh Indonesia. 

Dalam pesannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu meminta kader agar memanfaatkan kefitraan usai melewai bulan suci Ramadan untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar. 

"Pesan Bapak Airlangga, kader Golkar harus selalu hadir dalam segala situasi dan kondisi, baik suka maupun duka. Malam ini kita berkomitmen dalam melewati bulan suci ramadan kita kembali fitrah, kefitraan kita ini kita tumbuh kembangkan dari waktu ke waktu untuk membangkitkan kejayaan Partai Golkar," pesan TP.

Ketua MKGR Sulsel itu meyakini Partai Golkar Sulsel akan kembali kembali kejayaannya. 

Hal itu ia lihat dari ketua-ketua terpilih hasil musda merupakan sosok mumpuni. 

Dirinya meminta para ketua menjaga solidaritas dan terus membangkitkan jiwa militansi kader. 

Sementara Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG), Erna Rasyid Taufan mengatakan, Halalbihalal meruapakan kegiatan positif untuk membuka ruang silaturahmi kepada seluruh kader. 

Menurutnya, berpartai dan berpolitik itu untuk kebaikan. Jangan menjadikan politik untuk bercerai berai.

"Berpolitik itu sangat penting bagi Islam karena mengatur segenap urusan umaat. Bahkan Islam sangat mencela orang-orang yang tidak mau tahu terhadap urusan umat. Karena berpolitik atau berpartai kita bisa mensejahterakan umat," katanya.

Adapun Hikmah Halal Bihalal Prof Hamdan Juhannis mengatakan, politik dalam islam adalah untuk kesejahteraan umat. 

Sesungguhnya politik itu hanya media untuk berbuat sesuai tuntunan agama agar menghadirkan kesejahteraan masyarakat.

"Karena kalau tidak hadir politik pasti tidak ada kesejahteraan. Rasulullah saja berpolitik dalam menyiarkan agama islam," kata Prof Hamdan.

Untuk itu Prof Hamdan Juhannis berpesan kepada kader Golkar harus jadikan Nabi Muhammad teladan. 

"Saya yakin Partai Golkar apalagi dipimpin Pak TP yang visioner dan beintegritas, Insyallaah Partai Golkar menghadirkan politik santun sesuai ajaran Islam," pungkasnya.  (

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved