Tribun Majene
Rawan Terjadi Longsor, Warga Diminta Hati-hati Melintas di Jalan Poros Majene - Mamuju
Kepolisian Sektor Sendana mengimbau kepada pengedara untuk berhati-hati melintasi jalur rawan longsor.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Sudirman
TRIBUN - TIMUR. COM, MAJENE - Kepolisian Sektor Sendana mengimbau kepada pengedara untuk berhati-hati melintasi jalur rawan longsor.
Khususnya di jalan Trans Sulawesi Barat di Dusun Lombona, Desa Tubo Tengah, Kecamatan Tubo Sendana, Majene.
Pasalnya, jalur yang menghubungkan Kabupaten Majene - Mamuju baru baru terjadi longsor.
Tumpukan material tanah dan ranting pepohonan nyaris menutupi seluruh badan jalan.
Kepala Kepolisian Sektor Sendana, Iptu Suryanto mengatakan, longsor terjadi pada Sabtu (22/5/21) sekitar pukul 19.00 Wita malam.
Tepatnya di jalan Trans Sulawesi Barat di Dusun Lombona, Desa Tubo Tengah, Kecamatan Tubo Sendana.
Peristiwa itu terjadi pada saat hujan deras disertai angin kencang melanda daerah itu.
Untuk mengantisipasi kemacetan, aparat kepolisian bersama TNI dan masyarakat setempat langsung turun tangan melakukan evakuasi material longsoran.
Mereka menyingkirkan ranting pepohonan serta material tanah yang menutupi sebagian badan jalan dengan menggunakan alat seadanya.
Polisi juga memasangi rambu rambu atau tanda agar masyarakat atau pengendara agar berhati hati melintasi daerah itu.
Menurut Iptu Suryanto koltur tanah di wilayah Majene terbilang labil, sehingga rawan longsor susulan.
Utamanya pada saat terjadinya hujan deras sangat beresiko bagi penggunaan jalan yang sementara melintas.
"Kami imbau kepada pengguna jalan saat melintas dikondisi hujan agar lebih waspada demi keselamatan dan keamanan bersama," paparnya.
Sebelumnya BPBD Sulbar, Darno Majid menyampaikan bahwa hampir seluruh daerah di Sulbar berpotensi terhadap ancaman bencana di tengah cuaca yang ekstrem.
Bencana cuaca ekstrem dimaksud, seperti banjir, dan longsor.
Daerah yang dianggap rawan longsor yaitu, Mamasa, Polman dan jalan poros Kabupaten Mamuju - Majene.
Untuk mengantisipasi bencana alam ini, BPBD Sulbar telah melakukan koordinasi ke setiap BPBD kabupaten.
Mereka diminta untuk melakukan siap siaga mengahadapi kondisi cuaca yang akan berpotensi ancaman, baik banjir maupun longsor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepolisian-sektor-sendana-mengimbau-kepada-pengedara-untuk-berhati-hati.jpg)