Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Edukasi

Penyebutan Sate di Berbagai Negara dari Korea Hingga Portugis

Hidangan sate merupakan salah satu menu favorit masyarakat Indonesia. Sate tidak hanya ada di Indonesia lho. Tetapi juga di beberapa negara.

Tayang:
Editor: Suryana Anas
SHUTTERSTOCK/ashadhodhomei
Ilustrasi sate dibakar menggunakan arang. (SHUTTERSTOCK/ashadhodhomei) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Hidangan sate merupakan salah satu menu favorit masyarakat Indonesia.

Sate adalah hidangan olahan daging, baik ayam, sapi, maupun kambing dan ditusuk dengan bambu tipis.

Sate di Indonesia dibakar di atas batu bara dan diberi bumbu kacang yang khas serta kecap manis.

Sate juga merupakan makanan legendaris nusantara.

Dan ternyata, sate tidak hanya ada di Indonesia lho. Tetapi juga di beberapa negara.

Berikut penamaan istilah sate di beberapa negara:

Yakitori, Jepang

Dilansir dari Japan-Guide, yakitori adalah hidangan daging (daging ayam, kulit, hati, jeroan, sayap, tulang rawan dan bakso) tusuk panggang yang terbuat dari potongan daging seukuran gigit.

Di jepang, sate yakitori disajikan dengan bumbu tare yang manis dan gurih atau hanya dibumbui dengan shio atau garam.

Dakkochi, Korea

Dakkochi adalah sebutan bagi sate di negara Korea. Dakkochi merupakan salah satu street food korea yang sangat populer.

Dilansir dari My Korean Kitchen, dakkochi adalah sate ayam dan daun bawang yang ditusuk lalu dibakar.

Dakkochi dibumbui dengan bumbu khas korea yaitu campuran antara bawang putih, gochujang, dan juga minyak wijen.

Chuanr, Cina

Chuanr adalah sebutan bagi sate di Cina. Dilansir dari Eat Your World, chuanr adalah daging (biasanya kambing) panggang yang ditusuk lalu dibakar di atas api terbuka juga dibumbui dengan jintan dan cabai.

Chuanr sangatlah terkenal di Cina terutama di kota Beijing sebagai makanan ringan pelengkap bir pada malam hari.

Brochette, Prancis

Brochette adalah sebutan sate di negara Prancis.

Brochette merupakan paduan daging dan sayuran yang ditusuk dengan besi lalu dipanggang di atas api.

Brochette biasanya menggunakan daging ayam seukuran gigitan lalu ditusuk berselingan dengan paprika kuning, hijau, merah, tomat ceri, dan bawang Bombay.

Suya, Nigeria

Sate dapat ditemukan juga di Afrika Barat, tepatnya di negara Nigeria dengan nama Suya.

Suya adalah daging sapi tusuk yang dipanggang dan dilumuri oleh bumbu kacang.

Suya hampir sama dengan sate khas Indonesia, bedanya daging sapi suya tidak dipotong kecil-kecil (ukuran sekali gigit) namun dipotong tipis memanjang seukuran dengan panjang sate itu sendiri.

Satti, Filipina

Satti adalah sebutan bagi sate khas negara Filipina.

Satti terbuat dari potongan daging sapi ataupun hati ayam yang ditusuk lalu dipanggang. Sate daging yang telah dipanggang tersebut kemudian dimasukkan ke dalam mangkok yang bersisi banyak saus satti.

Kebab, Timur Tengah

Kebab adalah sebutan sate khas Timur Tengah. Kebab terbuat dari daging yang ditusuk besi panjang lalu dipanggang.

Kebab yang telah matang lalu disajikan dengan cara dilepas dari tusuknya dan didimpan di piring. Kebab memiliki asal-usul yang unik.

Dilansir dari The Spruce Eats, dahulu tentara Turki pada masa invansi ke Anatolia menggunakan pedang mereka untuk memanggang daging di api terbuka.

Dari situlah kebab berkembang menjadi seperti sekarang dengan berbagai macam daging dan bumbu pelengkap.

Espetadas, Portugis

Espetadas adalah makanan yang ditusuk dan dibakar di atas bara api.

Espetadas merupakan makanan tradisional Portugis, biasanya berbahan dasar daging sapi, daging babi, cumi-cumi, ikan, dan juga sayur-sayuran.

Espetadas biasanya dimakan bersama dengan salad dalam saat berkumpul dengan sanak keluarga. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penyebutan Sate di Berbagai Negara", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2021/05/12/153000169/penyebutan-sate-di-berbagai-negara?page-al

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved