Breaking News:

Tribun Bulukumba

Mekanisme Penyaluran Pupuk Subsidi di Bulukumba, Kelompok Tani Harus Berbasis NIK

Mekanisme pendistribusian pupuk bersubsidi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengalami perubahan. 

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
DOK TRIBUN-TIMUR.COM
Ilustrasi pupuk subsidi 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Mekanisme pendistribusian pupuk bersubsidi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengalami perubahan. 

Itu disampaikan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebuan (DTPHP) Bulukumba, Emil Yusri, Sabtu (22/5/2021).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penyaluran pupuk dicatat secara manual.

Namun mulai tahun 2021 ini sudah menerapkan sistem online melalui aplikasi. 

Karena masih dalam masa transisi perubahan aturan, sehingga sistem online ini menjadi salah satu kendala.

“Terbukti terdapat data penyaluran yang tidak berhasil diinput secara online, sehingga terdapat selisih kurang yang harus dibayarkan kepada distributor," beber Emil.

Kendala yang dihadapi pada aplikasi tersebut, selain karena waktu penginputan yang minim, juga karena seluruh anggota kelompok tani harus berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). 

Jika ada petani tidak terinput datanya dalam sistem, maka tidak akan mendapatkan pupuk bersubsidi. 

Inilah kemudian banyak petani yang belum paham, ia merasa berhak mendapat pupuk, tapi datanya tidak ada dalam aplikasi.

“Untuk diketahui data penerima pupuk bersubsidi itu diinput di ERDKK satu tahun sebelumnya dan ditetapkan oleh Kementerian Pertanian pada awal Januari. Penginputan untuk tahun 2022 akan dibuka kembali sekitar bulan Juli sampai September,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved