Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Iuran BPJS Kesehatan 51 Badan Usaha di Luwu Utara Menunggak, Kajari: Bisa Pidana

Iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan 51 badan usaha di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, menunggak tahun 2020.

TRIBUN-TIMUR.COM/CHALIK MAWARDI
Suasana pertemuan forum koordinasi pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan Kabupaten Luwu Utara di Aula Kejaksaan Negeri Luwu Utara, Kamis (2052021). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan 51 badan usaha di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, menunggak tahun 2020.

Total tunggakan 51 badan usaha tersebut mencapai Rp 148,8 juta.

Tunggakan ini dibeberkan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo, Harbu Hakim.

Pada saat menghadiri pertemuan forum koordinasi pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan Kabupaten Luwu Utara di Aula Kejaksaan Negeri Luwu Utara, Jalan Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Kamis (20/5/2021).

"Sebanyak 51 badan usaha menunggak di Luwu Utara pada tahun 2020 dengan besar tunggakan Rp 148.800.000," ungkap Harbu Hakim.

Tunggakan 51 badan usaha ini disesalkan pihak BPJS Kesehatan.

Apalagi mereka telah mendatangi satu persatu badan usaha.

Menyampaikan kepada mereka terkait tunggakan ini.

"Sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak membayar iuran BPJS Keseharan, karena sekarang jaman modern, sudah banyak tersedia chanel pembayaran," katanya.

"Selain itu kita juga mengunjungi satu persatu pengguna BPJS Kesehatan, khususnya badan usaha untuk memberi tahu mereka terkait tunggakannya," tambahnya. 

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved