Breaking News:

Tribun Maros

Rammang-rammang Sunyi, Warga Sulit Bayar Cicilan

Ia menagatakan biasanya jumlah pengunjung Rammang-rammang mencapai 70 ribu pengunjung per tahunnya.

Penulis: Nurul Hidayah
Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/NURUL HIDAYAH
Suasana Rammang-rammang yang sepi sejak pandemi 

TRIBUNAMAROS.COM, MAROS - Objek  Wisata Rammang-rammang di Kabupaten Maros, Sulsel, sepi pengunjung.

Hal ini disampaikan langsung oleh salah seorang penggiat wisata Rammang-rammang, Iwan Dento.

Ia menagatakan biasanya jumlah pengunjung Rammang-rammang mencapai 70 ribu pengunjung per tahunnya.

"Sebelum pandemi itu jumlah pengunjung 5-6 ribu pengunjung perbulannya, sekita 70 ribuan lah pertahunnya," jalas iwan kepada tribunmaros.com saat ditemui di kediamannnya.

Penurunan pengunjung dimulai ketika pandemi Covid-19 memasuki Indonesia, 2020 kemarin.

"Awal pandemi turun pengunjung turun sampai 50%, Jumlah pengunjung sisa 40 ribu hingga 50 ribu orang saja," ucapnya.

Dan pada tahun 2021, jumlah pengunjung turun drastis dan hanya menyisakan 10 ribu pengunjung pertahunnya.

"Saat ini, jumlah pengunjung sama seperti pada titik 0, diawal pembentukan Rammang-rammang pada tahun 2015, yang hanya 10 ribu pengujung dalam setahun," tambahnya.

Iwan menjelaskan penurunan ini ditengarai akibat adanya pandemi yang berdampak pada pergerakan wisatawan baik domestik maupun mancanegara. 

"Pengunjung Rammang-rammang itu kebanyakan dari luar daerah dan mancanegara. Pengunjung lokal itu cuma sedikit. Karena sasaran pasar Rammang-rammang adalah orang luar," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved