Breaking News:

Tribun Bulukumba

Legislator Golkar Bulukumba Sebut Pemda Tak Serius Jalankan Rekomendasi Pansus

Juandy kembali meminta bupati untuk segera menindaklanjuti terkait dengan pembayaran insentif nakes. 

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/FIRKI ARISANDI
Anggota DPRD Bulukumba Fraksi Golkar, Juandy Tandean. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, kembali kembali menyampaikan kekecewaannya terhadap pemerintah daerah (Pemda).

Pasalnya, hingga saat ini, dari delapan rekomendasi panitia khusus (Pansus) Covid-19, belum ada satupun yang dilaksanakan.

Itu disampaikan oleh Anggota DPRD Bulukumba Fraksi Golkar, Juandy Tandean, Kamis (20/5/2021).

 Juandy Tandean mengatakan belum adanya tindaklanjut atas rekomendasi pansus menjadi bukti ketidakseriusan Bupati Bulukumba Muchtat Ali Yusuf menjalankan rekomendasi. 

"Dari delapan rekomedasi Pansus Covid-19, belum ada yang dilaksanakan, ini ada apa? S
suara wakil rakyat tidak di dengar. Rekomensasi ini sudah kita serahkan sejak akhir April 2021 lalu," kata Juandy.

Olehnya itu, Juandy kembali meminta bupati untuk segera menindaklanjuti terkait dengan pembayaran insentif nakes. 

Karena dari hasil penelusuran Tim Pansus, ada anggaran yang tersedia untuk pembayaran insentif tersebut.

Sisa menunggu petunjuk dari bupati untuk dintindak lanjuti.

"Ada hak-hak tenaga mendis yang menangani langsung pasien positif Covid-19 yang belum terbayarkan. Saya kembali menekankan, apalagi ada anggaran yang tersedia dan siap. Sisa menunggu petunjuk dari bupati untuk disegerakan," pungkasnya.

Anggota Pansus Covid-19 itu juga mengingatkan dugaan pungutan liar (Pungli) yang banyak terjadi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved