Breaking News:

Gugur Saat Cari Korban Hanyut

Anggotanya Gugur dalam Pencarian Korban Hanyut, Wakapolres Mamasa Tetap Turunkan Personil

Wakapolres Mamasa mengatakan akan tetap menurunkan anggotanya melakukan proses pencarian.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/SEMUEL
Wakapolres Mamasa, Kompol Abidin Rasyid 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMBI - Wakapolres Mamasa, Sulawesi Barat, Kompol Abidin Rasyid memastikan tetap melibatkan anggotanya melakukan pencarian bocah tenggelam di sungai, meskipun seorang anggotanya gugur dalam proses pencarian, Kamis (20/5/2021). 

Hal itu dikatakan Wakapolres Mamasa, Abidin Rasyid, saat dikonfirmasi.

Diberitakan sebelumnya, anggota Polsek Mambi yang ikut dalam pencarian Abimanyu yang tengelam di Sungai Mambi, Mamasa, yakni Briptu Imam Saputra terjatuh dan meninggal dunia.

Briptu Imam meninggal dalam tugas saat melakukan pencarian korban hanyut di sungai Mambi.

Briptu Imam yang tergabung dalam kelompok II pencarian korban hanyut, meninggal setelah terjatuh ke air terjun yang kedalamnya diperkirakan 12 meter.

Saat itu Briptu Imam melakukan pencarian bersama dua orang lainnya, yakni Bripka Hendra Safri dan seorang anggota TNI bernama Serda Owner Padiangan, menggunakan perahu fiber.

Wakapolres Mamasa mengatakan akan tetap menurunkan anggotanya melakukan proses pencarian.

Abidin Rasyid mengatakan, kegiatan ini di bawah kendali Basarnas sebagai aksi kemanusiaan.

Karenanya, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Basarnas, jika dimungkinkan dilakukan evaluasi.

"Sampai saat ini kami belum berniat melakukan penarikan personel," ungkap Abidin Rasyid.

Bahkan kata Abidin lanjut, jika masih dibutuhkan, pihaknya akan menambahkan personel untuk melakukan pencarian.

"Jadi tidak ada penarikan anggota, kami siap siaga kapanpun dibutuhkan," pungkasnya.

Diketahui, Imam gugur saat melakukan pencarian Abimayu, anak dari Muh. Kasim dan Hasriwati, yang dilaporkan hilang usai terjatuh di got besar di depan rumahnya di Kelurahan Mambi, lalu terseret arus hingga ke sungai, pada Selasa (18/5/2021) sekira pukul 14.30 wita.

Abimanyu jatuh di got setelah berusaha mengejar sandalnya yang hanyut saat bermain hujan.

Hingga pencarian hari ketiga, Abimanyu belum juga ditemukan.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved