Breaking News:

Tribun Maros

Perempuan Tani Rammang-Rammang Olah Ikan Mujair Jadi Kerupuk Bernilai Ekonomi Tinggi

Perempuan Tani Rammang-Rammang Olah Ikan Mujair Jadi Kerupuk Bernilai Ekonomi Tinggi

Penulis: Nurul Hidayah
Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Keripik ikan Mujair hasil olahan Komunitas Pemuda Kreatif Perempuan Tani. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Komunitas Pemuda Kreatif Perempuan Tani di Dusun Rammang-Rammang, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan berhasil membuat produk olahan keripik berbahan ikan mujair.

Usaha kreatif bernilai ekonomis ini telah digeluti oleh kelompok pemuda tani Rammang-Rammang selama enam bulan, tetapi produksinya baru berjalan selama tiga bulanan saja.

Ketua kelompok pemuda kreatif perempuan tani Rammang-Rammang, Nasriani mengungkapkan ide awal dari pembuatan kripik jabiro ini karena bahan baku ikan mujair cukup melimpah didaerahnya.

Ikan mujair didaerahnya begitu melimpah bahkan seringkali dianggap hama oleh warga.

"Di sini banyak mujair dan terkadang dianggap hama bagi petani petambak, daripada dibuang, makanya kita manfaatkan sebagai bahan baku untuk membuat keripik ikan agar bernilai ekonomis," tuturnya.

Sejak berfokus pada UMKM kerupuk mujair, komunitas perempuan ini setiap harinya mampu memproduksi olahan kerupuk hingga 3 kilo tergantung dari pesanan para konsumen.

"Alhamdulillah sejak usaha ini kita rintis beberapa bulan lalu, ternyata cukup diminati konsumen bahkan sering kali dijadikan oleh oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke wisata Rammang-Rammang," ungkapnya.

Untuk membuat suatu olahan kripik jabiro tidaklah sulit, bahan dasar yang harus dipersiapkan hanyalah ikan mujair.

Bahan lainnya yakni tepung terigu, tepung beras, minyak goreng, garam, dan bawang putih.

"Bahan utama pembuatan kerupuk adalah ikan mujair. Bahan lainnya itu tepung dan bumbu penyedap," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved