Tribun Bulukumba
Pasar Tibona Jadi Tempat Jemuran, Legislator Gerindra Bulukumba Minta Disperindag Turun Tangan
Pasar Tibona Jadi Tempat Jemuran, Legislator Gerindra Bulukumba Minta Disperindag Turun Tangan
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Legislator Partai Gerindra Bulukumba, Ahmad Saiful angkat bicara terkait tak beroperasinya Pasar Rakyat Desa Tibona, di Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Bulukumpa-Rilau Ale itu mengaku telah melihat langsung kondisi pasar tersebut.
Dan benar saja, kondisinya, kata Saiful, sangat memprihatinkan.
Bangunan pasar nampak terabaikan, bahkan kayu kusen ada yang sudah lapuk dimakan rayap.
"Saya sudah kesana sama Dinas Perdagangan. Memang kondisinya memprihatinkan," kata Saiful, Selasa (18/5/2021).
Los pasar, kini hanya menjadi tempat jemuran warga.
Bahkan lokasi pasar hanya menjadi tempat makan ternak sapi.
"Sangat disayangkan ini tidak dioperasikan. Padahal tidak ada pasar lain di sekitar lokasi," tambahnya.
Saiful menuturkan, pasar tersebut terakhir beroperasi 2012 silam.
Olehnya itu, ia mendesak Dinas Perdagangan untuk segera mencari solusi dan mengoperasikan kembali pasar tersebut.
Saat ini, Dinas Perdagangan masih berkoordinasi dengan Pemdes Tibona untuk dilakukan penyerahan aset.
Pasalnya, pasar tersebut masih merupakan aset desa.
"Kita berharap agar segera ada solusinya dari dinas terkait. Karena kalau pasar itu beroperasi, tentunya bisa terjadi perputaran ekonomi lagi disana," jelasnya.
Sebelumnya, Kadis Perdagangan dan Perindustrian Bulukumba, Munthazir Nawir, mengaku telah meninjau pasar tersebut.
"Iye sudah saya tinjau itu pasar desa. Desa yang kelola, tapi sudah bicara sama pak desa-nya untuk pemanfaatan ke depan," bebernya.
Info terakhir, lanjut dua, pasar tersebut pernah mendapat bantuan dari pemda.
"Tapi itu info dari pemerintahan desa dan kebetulan pak desa yang sekarang jadi kepala desa lagi, dia yang infokan tapi tahun berapa saya tidak tahu karena saya tidak tahu itu," jelasnya.
"Masih di keuangan mungkin pengelolaan pasar pada waktu itu," pungkasnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/legislator-partai-gerindra-bulukumba-ahmad-saiful-bg.jpg)