Tewas Tersengat Listrik

Kondektur Bus di Toraja Tewas Tersengat Listrik, Warganet Soroti PLN Rantepao

Agung (16), kondektur bus Litha dan Co tewas tersengat listrik pada Selasa (18/5/2021) pagi. 

Penulis: Tommy Paseru | Editor: Sudirman
ist
Agung (16) kondektur bus Litha tewas tersengat listrik, Selasa (18/5/2021) 

TRIBUNTORAJA.COM,RANTEPAO--Agung (16), kondektur bus Litha dan Co tewas tersengat listrik pada Selasa (18/5/2021) pagi. 

Kejadian naas itu terjadi di jalan poros Ba'tan-Rantepaku, yang tak jauh dari pertigaan patung Tedong Bonga, Toraja Utara

Agung yang berada di tenda mobil menyentuh kabel telanjang milik PLN.

Pasca kejadian itu, warga ramai menyampaikan ungkapan duka di media sosial Facebook. 

Sebagian dari warganet juga menyoroti pihak PLN Rantepao.

Mereka meminta agar kejadian tersebut mendapat perhatian dari PLN Rantepao. 

Seperti kabel telanjang disekitar lokasi kejadian agar dipasang lebih tinggi. 

"Seharusnya ada perhatian dari pihak PLN, untuk kabel telanjang dipasang lebih tinggi sehingga mobil besar lewat tidak terganggu," tulis pemilik akun Facebook @Lena Datu. 

"PLN, banyak kabel disepanjang jalan yang sudah tidak standar ketinggiannya. Di Kalambe utamanya dari kantor lurah ke kantor camat Tikala kabel listrik dari jalan hanya 3 meter," ujar warganet lainnya @Jurhy Egan.

Sementara Manajer PLN Rantepao, Joko Tri mengatakan, pihaknya telah turun ke lapangan di lokasi kejadian.

Hasilnya, tiang kabel listrik dilokasi kejadian yang digunakan sudah sesuai standar yakni 11 meter. 

"Hanya saja karena jaringan lama jadi ketika ada peningkatan kualitas jalan yang pasti ada penimbunan, sehingga dibeberapa titik memang nampak rendah jaringan listrik terhadap jalan," kata Joko Tri.

Meski begitu, pihaknya berencana akan melakukan perubahan kontruksi salah satunya penggantian tiang.

"Dari bagian teknik rencana upayakan carikan tiang yang bisa disisipkan terlebih dahulu kalau memang mobil bus akan rutin lewat jalur tersebut," ucapnya.

Selain itu, sebagai langkah preventif, PLN Rantepao akan menggelar pertemuan dengan Pemkab Toraja Utara.

PLN akan membahas terkait berapa maksimal ketinggian kendaraan yang akan lewat di jalan tersebut.

Sekaligus melalukan survey bersama ke titik-titik yang rawan agar bisa mencari solusi. 

"Kami kaget juga tadi dengar ada bus lewat jalur tersebut, lebih-lebih mendengar kondekturnya langsung pegang kawat tersebut dengan tangan telanjang," ungkapnya.

Laporan Kontributor : TribunToraja.Com,@b_u_u_r_y 

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved