Breaking News:

Sidang Kasus Suap NA

Didakwa Pasal Berlapis, Terdakwa Penyuap NA Tolak Ajukan Eksepsi

eksepsi adalah salah satu istilah yang digunakan dalam proses hukum dan peradilan yang berarti penolakan/keberatan

TRIBUN TIMUR/IKHSAN
Suasana persidangan terdakwa kasus suap infrastruktur, Agung Sucipto, di Ruang Prof Harifin A. Tumpa, Pengadilan Negeri Klas IA Makassar, Selasa (18/5/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Terdakwa Kasus suap infrastruktur, Agung Sucipto, melalui penasehat hukumnya menolak mengajukan eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dakwaan tersebut dibacakan JPU di Ruang Sidang Utama, Prof Harifin A. Tumpa, Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (18/5/2021).

Salah satu Penasehat Hukum Terdakwa, M Nursal menjelaskan, alasan pihaknya tidak mengajukan eksepsi.

Sebab pihaknya menginginlan agar sidang bisa segera dilanjutkan ke pokok perkara, yaitu pemeriksaan saksi-saksi.

"Kami sepakat untuk tidak mengajukan eksepsi, alasannya kita ingin langsung ke pokok perkara, pembuktian. Supaya perkara ini jadi terang benderang, dan cepat selesai," jelasnya

Sekedar diketahui, eksepsi adalah salah satu istilah yang digunakan dalam proses hukum dan peradilan yang berarti penolakan/keberatan yang disampaikan oleh seorang terdakwa.

Dengan disertai alasan jika dakwaan yang diberikan kepadanya, dibuat tidak dengan cara yang benar.

Agung Sucipto di dakwa pasal berlapis, sebab dianggap telah melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a UU Tipikor atau Pasal 5 ayat (1) huruf b. 

Kemudian dilapis atau dialternatifkan dengan pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Diketahui, Sidang berlangsung secara luring terbatas, hadir secara offline di persidangan yaitu Hakim, JPU, dan Kuasa hukum terdakwa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved