Breaking News:

Tribun Mamasa

Mamasa Masuk Zona Waspada Bencana, Begini Imbauan Kepala BPBD

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Majene, menetapkan Kabupaten Mamasa sebagai status waspada bencana.

TRIBUN-TIMUR.COM/SEMUEL
Kepala BPBD Mamasa, Labora Tandipuang 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Majene, menetapkan Kabupaten Mamasa sebagai status waspada bencana.

Status ini dinyatakan setelah Mamasa diguyur hujan lebat dan berpotensi berdampak bencana.

Status ini dikeluarkan BMKG Stasiun Majene pertanggal 25 Mei 2021, melalui siaran pers.

Dijelaskan melalui siaran pers yang ditandatangani Kepala Stasiun Meteorologi Majene, Sulawesi Barat, Agus, sedikitnya ada sembilan kecamatan yang berpotensi diguyur hujan lebat.

Adapun sembilan kecamatan yang dimaksud yakni Kecamatan Tabulahan, Buntu Malangka, Mamasa, Bambang, Balla, Rantebulahan Timur, Mehalaan, Aralle, Mambi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa, Labora Tandipuang mengatakan, sesuai imbauan BMKG, Mamasa termasuk dalam tiga kabupaten yang dinyatakan waspada bencana.

Karenanya kata dia, ada beberapa yang mesti diwaspadai yakni tanah longsor, banjir dan banjir bandang.

Olehnya itu, Labora meminta agar masyarakat tidak bepergian jauh saat hujan lebat.

Hal tersebut diminta, guna mengantisipasi kemungkinan terburuk akibat cuaca ekstrem, sesuai imbauan BMKG.

Menurut Labora, kondisi curah hujan yang tinggi, Mamasa sangat rawan terjadi tanah longsor.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved