Breaking News:

Hari Pertama Kerja Usai Lebaran

Halalbihalal dengan Plt Gubernur Sulsel Secara Virtual, Bupati Wajo Puji Kinerja Satgas Covid-19

Hari Pertama Kerja Usai Lebaran 1442, Bupati Wajo Amran Mahmud mengikuti halalbihalal bersama Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
ist
Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Bupati Wajo, Amran Mahmud mengikuti halalbihalal bersama Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Senin (17/5/2021) 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Bupati Wajo Amran Mahmud mengikuti halalbihalal bersama Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran.

Halalbihalal yang dilakukan secara virtual itu juga dihadiri sejumlah kepala OPD dan pegawai di lingkup Pemkab Wajo dengan berseragam Korpri, Senin (17/5/2021).

Andi Sudirman Sulaiman mengucapkan selamat Idulfitri 1442 H kepada masyarakat Sulawesi Selatan.

Lalu, disusul ucapan duka atas meninggalnya AGH Sanusi Baco serta korban perang antara Palestina-Israel.

Andi Sudirman Sulaiman banyak menyinggung soal kondisi terkini Sulawesi Selatan di masa pandemi Covid-19.

"Tren penularan Covid-19 di Sulsel menurun drastis, per 16 Mei kemarin terkonfirmasi 4 positif. Suatu pencapaian terbaik selama pandemi dan merupakan tingkat kesembuhan tertinggi nasional," katanya.

Meski demikian, dirinya berpesan ke 24 kepala daerah se Sulawesi Selatan yang juga mengikuti halalbihalal secara virtual itu untuk tidak lengah.

Apalagi, saat ini mutasi virus corona telah masif dengan munculnya varian baru B117.

"Saya minta kepada Bupati/Walikota agar minimal mempertahankan kinerja satgas Covid-19, kalau bisa ditingkatkan," katanya.

Bupati Wajo, Amran Mahmud mengatakan, akan melaksanakan instruksi Plt Gubernur Sulawesi Selatan untuk memutus penyebaran virus corona, khusunya di Kabupaten Wajo.

"Kita di Wajo saat ini sudah zero, tentu ini akan kita pertahankan semaksimal mungkin agar tak ada lagi warga yang terinfeksi virus corona. Sehingga perekonomian cepat bangkit dan masyarakat sejahtera," katanya 

Amran juga tak lupa mengapresiasi kinerja Satgas Penanganan Covid-19 Wajo dan petugas serta relawan lainnya yang bekerja tanpa lelah sehingga Wajo kembali zero Covid-19.

"Namun begitu sesuai arahan pak Gub, kita tidak boleh lengah operasi yustisi tetap kita jalankan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan terutama menerapkan 4M," katanya.

Sejauh ini, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Wajo mencatat ada 787 orang yang terpapar virus corona.

Tidak ada lagi kasus aktif, sebanyak 21 orang telah meninggal dunia, dan 766 orang telah dinyatakan sembuh.(*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved