Breaking News:

Tribun Mamasa

ASN Bolos di Hari Pertama Kerja, Bupati Mamasa Beri Sanksi Penundaan Gaji Berkala

ASN Bolos di Hari Pertama Kerja, Bupati Mamasa Beri Sanksi Penundaan Gaji Berkala

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SEMUEL
Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Hari pertama kerja usai Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah, Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Senin (17/5/2021).

Seperti biasanya sidak dilakukan di sejumlah instansi pemerintah daerah di Lingkup Pemerintah Kabupaten Mamasa.

Selain disejumlah Organisasi Perangkat Daerah, sidak ini juga dilakukan secara serentak di 17 kecamatan se-Kabupaten Mamasa.

Ramlan Badawi menuturkan sidak yang ia lakukan menindaklanjuti perintah Menteri Dalam Negeri bahwa saat hari pertama kerja, wajib dilakukan sidak.

"Ini sesuai perintah Mendagri bahwa harus dilakukan sidak saat hari pertama kerja," ujarnya.

Hasil sidak nantinya akan dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri.

Bagi yang tidak hadir tanpa keterangan secara resmi, menurut dia, namanya terpaksa dikirim ke Kemendagri.

"Setelah kita kirim namanya, besok atau lusa ada tindakan dari pemerintah daerah, pemerintah pusat tidak akan mentolerir bagi mereka yang malas," tuturnya.

Olehnya itu, sidak kali ini penting sebab menjadi bahan evaluasi dalam rangka melakukan penertiban Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ia pun menegaskan, bagi ASN yang tidak hadir di hari pertama kerja usai lebaran, akan diberikan sanksi tegas.

Sanksi tegas yang akan diberikan berupa penundaan gaji berkala.

Selain itu, bagi ASN yang tidak hadir, tidak diberikan gaji 13-nya.

"Termasuk paling terakhir diberikan gaji 13, kalau tidak buat surat pernyataan tidak diberikan," tegasnya.

Meski begitu, Ramlan mengaku, dari hasil sidak di hari pertama kerja, kehadiran ASN mencapai 93 persen.(*)

 Laporan Wartawan Tribunmamasa.com, @sammy_rexta

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved