Breaking News:

Tribun Mamasa

Arus Mudik Lebaran Rendah, Pemkab Mamasa Tidak Perpanjang Penyekatan

Arus Mudik Lebaran Rendah, Pemerintah Kabupaten Mamasa Tidak Perpanjang Penyekatan

TRIBUN-TIMUR.COM/SEMUEL
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kabupaten Mamasa Welem 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Minimnya arus mudik lebaran menyebabkan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, tidak memperpanjang pos penyekatan di perbatasan.

Hal itu diakui Kepal Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Mamasa, Welem, saat dikonfirmasi di Kantor Bupati Mamasa, Senin (17/5/2021) siang.

Dia menjelaskan, setelah melihat perkembangan, ternyata arus mudik ke Mamasa sangat rendah.

Untuk itu kata dia, penyekatan yang dimulai sejak 22 April hingga 17 Mei 2021, tidak dilakukan perpanjangan.

"Penyekatan ini kan dilakukan mulai dari Makassar sampai di perbatasan Pinrang, Sulawesi Selatan dan Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Yang sampai ke Mamasa hanya 5 persen," jelasnya.

Meski demikian, Welem tak menampik bahwa arus mudik sebelum dilakukan penyekatan mengalami peningkatan.

Namun setelah dilakukan penyekatan, arus mudik lebaran ke Mamasa mengalami penurunan.

"Sebelum tanggal 22 April memang sedikit meningkat, tetapi selama ada penyekatan, arus mudik menurun," ujarnya.

Sejak dilakukan penyekatan, terdapat lima kendaraan pemudik yang terpaksa diarahkan untuk putar balik.

"Ada lima kendaraan yang putar balik, ada yang niat ke Mamasa mudik, ada juga yang melintas dari Makassar ke Toraja," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved