Breaking News:

Idulfitri 1442 H

Antisipasi Arus Balik, Pendatang di Pelabuhan Bangsalae Siwa Harus Diswab

Pasca Operasi Ketupat 2021 berakhir Senin, pengetatan akan dilakukan di Pelabuhan Bangsalae Siwa, Kecamatan Pitumpanua.

Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Para pengendara yang hendak kembali ke Kabupaten Wajo mesti diswab antigen di perbatasan, Sabtu (1552021) 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Operasi Ketupat 2021 berakhir secara serentak pada Senin (17/5/2021) .

Hal itu juga berlaku di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Lima posko Operasi Ketupat 2021, yang empat di antaranya berada di daerah perbatasan akan dibongkar.

Seperti di Kecamatan Pammana di perbatasan Wajo-Bone, dan di Kecamatan Sabbangparu di perbatasan Wajo-Soppeng.

Juga di Kecamatan Maniangpajo di perbatasan Wajo-Sidrap, dan di Kecamatan Pitumpanua di perbatasan Wajo-Luwu.

"Operasi Ketupat tidak diperpanjang," kata Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam Amrullah, Sabtu (15/5/2021).

Bahkan, untuk kembali ke Kabupaten Wajo sendiri, warga yang masuk dilakukan rapid antigen.

Muhammad Islam menambahkan, pasca Operasi Ketupat 2021 berakhir Senin, pengetatan akan dilakukan di Pelabuhan Bangsalae Siwa, Kecamatan Pitumpanua.

"Khusus di Bangsalae, akan dilakukan swab. Untuk mengantisipasi arus balik," katanya.

Bahkan, antisipasi melonjaknya pendatang di Pelabuhan Bangsalae Siwa akan dilakukan hingga 20 Mei 2021 mendatang.

"Antisipasi arus balik sampai tanggal 20 di Bangsalae," sambungnya.

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 pasca Idulfitri 1442 H.

Apalagi, saat ini pandemi belum mereda dan di beberapa wilayah kasus Covid-19 malah meningkat.

Meski demikian, Kabupaten Wajo saat ini masih mempertahankan status nol kasus Covid-19 sejak dua pekan belakangan ini. (*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved