Breaking News:

Pencabulan Anak

6 Remaja Pelaku Cabul di Luwu Utara Terancam Penjara 15 Tahun

para pelaku dijerat pasal 81 dan 82 UU Nomor 17 tahun 2016 jo pasal 76D dan 76E penetapan peraturan  pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2016.

Polres Luwu Utara
Enam remaja di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi karena telah menyetubuhi anak di bawah umur secara bergilir. 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Enam remaja pelaku cabul di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, terancam penjara enam tahun.

Demikian dikatakan Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Luwu Utara, Aipda Yuliani.

"Minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun," kata Yuliani, Senin (17/5/2021).

Ia mengatakan, para pelaku dijerat pasal 81 dan 82 UU Nomor 17 tahun 2016 jo pasal 76D dan 76E penetapan peraturan  pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2016.

"Tentang perubahan kedua atas Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU RI Nomor 35 tahun 2004  tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," katanya.

Ia menjelaskan, berdasarkan ayat 1 pasal 82 UU, pelaku pencabulan terhadap anak dipidana penjara paling sedikit lima tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Ayat 2 pasal yang sama menyebutkan bila korban lebih dari satu orang, mengakibatkan luka berat, gangguan jiwa, penyakit menular, gangguan fungsi reproduksi, dan atau meninggal dunia, pelaku dikenai tambahan sepertiga dari ancaman pidana sebagaimana diatur pada ayat 1.

Sedangkan ayat 5 dan 6 menyebutkan pelaku dapat dikenai pidana tambahan berupa pengumuman identitas, tindakan rehabilitasi, dan pemasangan alat pendeteksi elektronik.

"Pelaku dan korban semuanya dibawah umur, jadi ditangani PPA," tutur dia.

Saat ini para pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Polres Luwu Utara.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved