Breaking News:

Tribun Bulukumba

Sukri Sappewali Tuding Panitia Musda Golkar Bulukumba Main Sembunyi-sembunyi

Bupati dua periode itu menilai, seleksi yang dilakukan beberapa waktu lalu, merupakan kegiatan ilegal. 

TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI ARISANDI
Mantan Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - AM Sukri Sappewali mengurungkan niatnya menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Bulukumba.

Mantan Bupati Bulukumba dua periode itu, memilih mundur menjadi calon ketua Golkar dengan alasan panitia musda sembunyi-sembunyi dalam perekrutan calon.

Contohnya, kata Andi Sukri, fit and propper tes yang dilakukan panitia yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Golkar Bulukumba, Nirwan Arifuddin beberapa waktu lalu, tidak mengundang dirinya.

Padahal, dalam kegiatan tersebut ada penyampaian visi dan misi calon ketua yang menghadirkan beberapa ketua kecamatan, yang nantinya akan memilih Ketua Golkar Bulukumba.

Bupati dua periode itu menilai, seleksi yang dilakukan beberapa waktu lalu, merupakan kegiatan ilegal. 

Hanya ambisi Nirwan Arifuddin yang ingin menjadi ketua.

"Saya dengar kabar, ada seleksi fit and propper test yang dilakukan oleh Golkar kemarin. Tapi itu ilegal, hanya ambisi Iawan (Plt Ketua) saja untuk menjadi Ketua Golkar, tanpa sepengetahuan Ketua DPD I Sulsel dengan mengundang orang-orangnya," kata Sukri Sappewali, Minggu (16/5/2021).

Plt Ketua Golkar Bulukumba, Nirwan Arifuddin yang dikonfirmasi membantah jika pihaknya pernah melakukan fit and propper test. 

Hal itu, lanjut dia, bukanlah menjadi tugasnya.

"Di kabupaten kita hanya membuka pendaftaran saja, fit and propper test itu tugas DPD 1," kata Nirwan.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved