Breaking News:

Tribun Palopo

Dugaan Suap Jelang Musda Golkar Palopo, Dua Pincam Ditawari Rp 30 Juta

Dugaan suap itu diduga melibatkan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di kota Palopo, berinisial AL.

Penulis: Arwin Ahmad
Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM/ARWIN
Wakil Wali Kota Palopo, Rahmat Masri Bandaso 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Beredar kabar dugaan suap jelang musyawarah daerah (Musda) Partai Golkar Palopo.

Salah satu pimpinan kecamatan (Pincam) mengaku ditawari uang sebesar Rp 30 juta untuk mengalihkan dukungan calon Ketua Golkar Palopo.

Dugaan suap itu diduga melibatkan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di kota Palopo, berinisial AL.

AL diduga bertugas sebagai perantara.

Diketahui Musda Golkar Palopo periode 2021-2026 segera bergulir.

Ada dua nama yang telah mendaftar sebagai kandidat Ketua Golkar Palopo, yakni Wakil Wali Kota Palopo Rahmat Masri Bandaso dan Ketua DPRD Palopo Hj Nurhaenih.

Dalam Musda Golkar, Pimpinan Kecamatan (Pincam) mempunyai satu hak suara untuk memilih calon ketua.

Pincam Partai Golkar Telluwanua, Masli (49), mengaku ditawari sejumlah uang.

“Siang tadi sekira pukul 14.00 WITA, ada dua orang datang membawa uang sekitar Rp 30 juta dan surat untuk mencabut dukungan dari Rahmat Masri Bandaso ke Hj Nurhaenih,” kata Masli kepada wartawan Minggu (16/5/21).

Tawaran tersebut tidak datang langsung dari Nurhaenih.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved