Breaking News:

Ternyata Ini Alasan Tentara Serang Warga Shalat di Masjidil Aqsa, Pemicu Konflik Palestina-Israel

Petugas polisi dilaporkan menembakkan peluru berlapis karet, gas air mata, dan bom ke kerumunan pengunjuk rasa Palestina

Editor: Ina Maharani
tangkapan layar YouTube Tribun Timur
Dunia Arab Kutuk Polisi Israel Serang Jemaah Palestina di Masjid Al-Aqsa 

Sejak pecahnya kekerasan, baik pasukan Israel maupun Palestina telah meluncurkan roket.

Militan Hamas telah meluncurkan lusinan roket ke Israel setelah serangan udara Israel menewaskan komandan senior dan merobohkan gedung bertingkat di Gaza.

Bentrokan meletus di daerah-daerah dengan populasi campuran Yahudi dan Arab, dengan lebih dari 374 orang ditangkap sejauh ini dan 36 petugas polisi terluka.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, berbicara pada Rabu malam, mengatakan dia berencana untuk mengirim pasukan militer untuk membantu polisi menjaga ketertiban di kota-kota yang dilanda kekerasan.

Netanyahu mengatakan serangan dalam beberapa hari terakhir dianggap sebagai "anarki".

Dia berkata:

"Tidak ada yang bisa membenarkan massa Arab menyerang orang Yahudi, dan tidak ada yang bisa membenarkan massa Yahudi menyerang orang Arab."

Selama bentrokan di luar Tembok Kota Tua, rekaman menunjukkan sebuah mobil putih dilempari batu sebelum menabrak tonggak dan menabrak seorang pengunjuk rasa Palestina.

Rekaman mengejutkan menunjukkan pria yang jatuh itu bangkit dan tertatih-tatih sementara seorang petugas polisi Israel bersenjata berlari untuk melindungi pengemudi, yang diyakini sebagai orang Israel, yang menghadapi lemparan batu.

Juru bicara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Ofir Gendelman men-tweet:

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved