Breaking News:

Tribun Bantaeng

Tak Semua Tempat Wisata Tutup di Bantaeng, Tetapi Melanggar Prokes Langsung Diberikan Sanksi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng memberlakukan kebijakan penutupan lokasi wisata pada lebaran Idulfitri 1442 Hijriyah.

Dok Pribadi
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantaeng, Asruddin. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng memberlakukan kebijakan penutupan lokasi wisata pada lebaran Idulfitri 1442 Hijriyah.

Kebijakan itu hanya berlaku pada lokasi wisata yang dikelola oleh Pemkab Bantaeng.

Lokasi wisata yang dikelola pribadi atau swasta tidak berlakukan aturan dilakukan penutupan.

Pasalnya, Pemkab Bantaeng hanya memberikan imbauan untuk dilakukan penutupan.

Lokasi wisata swasta diperbolehkan dibuka namun dengan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantaeng, Asruddin Anwar mengatakan, lokasi wisata yang dikelola swasta bukan kendali Pemkab Bantaeng, sehingga hanya sekedar imbauan untuk ditutup.

"Untuk swasta kita mengimbau juga untuk menutup tetapi karena bukan kendali kita jadi itu hanya sekedar imbauan," kata Asruddin kepada TribunBantaeng.com, Sabtu, (15/5/2021).

Lokasi wisata swasta yang tetap dibuka harus mematuhi Prokes dengan menyediakan sarana cuci tangan, hand sanitizer, dan pengecekan suhu tubuh.

Kemudian, wisatawan yang boleh berkunjung tidak melebihi 50 persen dari kapasitas lokasi wisata.

Apabila pengelola tidak memberlakukan aturan tersebut, maka diberikan sanksi hingga penutupan lokasi wisata oleh Pemkab Bantaeng.

Halaman
12
Penulis: Achmad Nasution
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved