Breaking News:

Tribun Video

VIDEO: Suasana Salat Idulfitri 1442 H Jamaah An-Nadzir Gowa

Penetapan 1 Syawal 1442 H itu berdasarkan hasil pengamatan bulan yang selama ini telah digunakan.

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Jemaah An-Nadzir di Kabupaten Gowa, Sulawesi selatan melaksanakan sholat Idul Fitri di Kelurahan Mawang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Rabu (12/3/2021) pagi.

Sholat Idulfitri ini dilakukan lebih awal dari penetapan pemerintah 1 Syawal 1442 hijriah jatuh pada Kamis (13/5/2021) besok.

Terpantau, ratusan jemaah An-Nadzir menjalankan Shalat ied secara khusyuk. 

Mereka meyakini bahwa Ramadan telah berakhir dan kini telah masuk 1 Syawal 1442 H.

Para jamaah An-Nadzir tampak mengenakan jubah berwarna hitam dan sebuah sorban yang digulung pada bagian kepala.

Pakaian itu merupakan ciri khas dari jamaah An-Nadzir.

Pimpinan Jamaah An-Nadzir Ustadz Samiruddin Pademmui mengatakan, penentuan jatuhnya 1 Syawal 1442 H dilakukan setelah mengamati perjalanan bulan mulai sejak awal Ramadan.

Penetapan 1 Syawal 1442 H itu berdasarkan hasil pengamatan bulan yang selama ini telah digunakan. Dengan menggunakan metode hisab dan rukyat.

Berdasarkan perhitungan An-Nadzir Gowa secara hisab dan rukyat, tim pemantau menghitung dan mengamati purnama ke 14, 15 dan 16.

Ketika tiga titik itu telah dipastikan, kemudian pihaknya menghitung pada tiga purnama terakhir, yakni purnama ke 27, 28 dan 29.

Di sanalah, lanjutnya, kembali mengamati terbitnya bulan di subuh hari. 

Menurutnya, 1 Syawal telah masuk pada Selasa (11/5/2021) pukul 13:00 Wita. Namun hari ini baru melaksanakan Sholat Idul Fitri. 

"Bahwa terakhir itu terbit bulan di timur itu sudah sekitar setenga enam kurang lebih. Artinya masih ada bulan di Timur, artinya sudah bulan tua ramadhan dan sudah tidak sampai ke barat sehingga berpisah di jalan, maka kita kemarin berbuka puasa sekitar jam 1 siang," ujarnya. 

Selain melihat tanda-tanda alam dan mengamati perjalanan bulan, An-Nadzir gowa juga melakukan pengamatan dengan melihat terjadinya air pasang puncak di laut.

Berikut videonya.

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved