Breaking News:

Kabupaten Majene

Kemenag Majene Pantau Penerapan Protokol Kesehatan atau Prokes di Masjid, Penyuluh Ikut Diterjunkan

Ini dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat Salat Idulfitri 1422 Hijriah 2021.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Abdul Azis Alimuddin
TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Masjid Agung Ilaikal Mashiir Kabupaten Majene 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Petugas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) memastikan memantau penerapan protokol kesehatan di masjid-masjid, Kamis (12/5/2021).

Ini dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat Salat Idulfitri 1422 Hijriah 2021.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Majene Adnan Nota mengaku menurunkan petugas untuk memantau langsung tempat ibadah tersebut.

"Seluruh penyuluh, penghulu dan KUA kita turunkan melakukan verifikasi lokasi yang akan ditempati beribadah," kata Adnan.

Lebaran Idulfitri tahun ini, katanya pemerintah memperbolehkan salat Idulfitri di masjid, Mushola maupun di lapangan dengan beberapa syarat.

Pertama, selama pelaksanaan salat Id tersebut harus mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Jamaah wajib memakai masker dan menjaga jarak minimal satu meter.

Pengurus masjid harus menyediakan tempat cuci tangan dan alat pengukur suhu tubuh jamaah sebelum masuk masjid.

"Di Majene, Insya Allah semua masjid, Mushola, lapangan itu kita kasi rekomendasi dibuka dengan beberapa pertimbangan, " ujarnya menambahkan.

Pertimbangannya, pemerintah setempat khawatir jika masjid dibatasi tidak tepernuhi protokol kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved