Breaking News:

Jangan Salah Ucapkan Kalimat Minal Aidin wal Faizin, Ternyata Tak Ada Dalam Hadits

Salah satu ucapan selamat lebaran atau Idul Fitri adalah Minal Aidin wal Faizi. Ternyata bukan dari sahabat dan hadits.

Editor: Muh Hasim Arfah
Jangan Salah Ucapkan Kalimat Minal Aidin wal Faizin, Ternyata Tak Ada Dalam Hadits
handover
Jelang lebaran ini, umat muslim tentu menyampaikan ucapan selamat lebaran atau Idul Fitri yakni Minal Aidin wal Faizin.

TRIBUN-TIMUR.COM- Jelang lebaran ini, umat muslim tentu menyampaikan ucapan selamat lebaran atau Idul Fitri.

Salah satu kalimat yang sering disampaikan adalah ucapan Minal Aidin wal Faizin.

Ternyata, bukan berarti memohon maaf kepada sesame muslim.

Kalimat Minal Aidin wal Faizin terdiri dari beberapa penggalan kata. Kata Min artinya “termasuk”, Al-aidin berarti “orang-orang yang kembali”, Wal berarti “dan”, serta Al-Faizin artinya “menang”.

Kalau kita coba artikan secara harafiah, maka kalimat Minal Aidin wal Faizin artinya adalah “termasuk dari orang-orang yang kembali sebagai orang-orang yang menang.”

Ucapan minal 'aidin wal-faizin ini menurut seorang ulama tidaklah berdasarkan dari generasi para sahabat ataupun para ulama setelahnya (Salafus Salih).

Baca juga: Persiapan Lebaran Idul Fitri, Ini Cara Mengolah Daging Agar Lembut dan Tak Bau

Kalimat Minal Aidin wal Faizin ini mulanya berasal dari seorang penyair pada masa Al-Andalus dan sering diucapkan pada generasi sahabat atau ulama setelah Salafus Salih.

Penyair tersebut bernama Shafiyuddin Al-Huli. Ketika dia membawakan syair yang konteksnya mengisahkan dendang wanita di hari raya.

Jadi arti Minal Aidin wal Faizin yang diucapkan saat Idulfitri adalah doa dan harapan agar kita semua menjadi golongan orang yang kembali ke fitrah atau suci.

Fitrah yang sejati itu mengandung kebaikan, kemuliaan, kejujuran, dan persaudaraan.

Bererhasil memiliki makna dalam berpuasa kita berhasil atau mampu menahan hawa nafsu.

Baca juga: Masih Corona, Ini Hukum dan Tata Cara Shalat Idul Fitri di Rumah Plus PDF Khutbah Singkat ID

Minal Aidin wal Faizin lebih menyimpan arti pencapaian seorang mukmin setelah berpuasa penuh dan melawan hawa nafsunya dengan beribadah kepada Tuhannya di bulan Ramadan.

Terlebih lagi mengenai ucapan Minal Aidin wal Faizin, tidak dijelaskan secara spesifik dalam hadis.

Orang Arab juga tidak akan mengerti ucapan ini.

Kalimat ini tidak ada dalam kamus bahasa Arab.

Baca juga: Bacaan dan Lafaz Takbir Idul Fitri Lengkap Bahasa Arab & Latin Dibaca Mulai Petang Sambut Kemenangan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved