Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Warga Toraja Dibantai OTK

Empat Warga Toraja Korban Pembunuhan OTK Dimakamkan di Napu Poso

Bahkan salah satu korban yakni Marten Solo tewas dengan kondisi kepala terpenggal atau pisah dari tubuhnya. 

Penulis: Tommy Paseru | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/TOMI PASERU
Empat Warga Asal Toraja Tewas Dibantai OTK di Poso, Selasa (11/5/2021) 

TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE - Empat warga Toraja korban pembantaian sekelompok orang tak dikenal (OTK) di pegunungan Pohu, Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso rencanahnya akan dimakamkan, Rabu (12/5/2021) besok. 

Hal itu dikatakan oleh Mama Kevin, salah satu warga Toraja yang tinggal di Kalimago saat dikonfirmasi via telefon, Selasa (11/5/2021) malam.

Ia mengatakan, empat korban akan dimakankan bersamaan di Baruga, salah satu lokasi pemakaman di Napu atau Lore Timur, Poso.

"Tidak dibawa ke kampung (Toraja) tadi informasi yang saya dengar dimakamkan di Baruga, Napu," jelas Mama Kevin. 

Dikatakan, saat ini keempat jenazah sudah disemayamkan di rumah duka di Kalimago. 

Sebelumnya empat jenazah korban dievakuasi dari pegunungan Pohu. 

"Dua korban dievakuasi menggunakan helikopter, kalau dua korban lagi saya kurang tahu karena tadi saat hendak dievakusi helikopter tiba-tiba hujan," 

"Tapi informasi terakhir malam ini dua korban itu sudah berada di rumah duka," katanya. 

Mama Kevin menjelaskan, keempat korban sudah puluhan tahun merantau di Poso. 

Korban sehari-hari bekerja sebagai petani. 

"Sudah lama, tapi saya kurang tahu pasti, intinya sudah puluhan tahun disini," ujarnya. 

Diketahui, keempat korban yakni Marten Solo (52), Simson Susa (61), Paulus Papa (62) dan Lukas Lese' (50).

Keempat korban tewas dibunuh OTK pada Selasa (11/5/2021) pagi. 

Tragis, keempat korban dibunuh secara sadis. Yakni leher digorok.

Bahkan salah satu korban yakni Marten Solo tewas dengan kondisi kepala terpenggal atau pisah dari tubuhnya. 

Diduga, OTK yang membunuh keempat korban adalah kelompok Muhajidin Indonesia Timur atau MIT Poso.

Sementara, pasca kejadian tersebut, Satgas Madago terus bersiaga di TKP.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved