Breaking News:

Tribun Toraja

20 Tahun Jadi Pengukir Tongkonan di Toraja, Senga Tetap Gigi Bekerja Meski Cuma Punya Satu Kaki

Warga Lembang (Desa) Tumbang Datu, Kecamatan Sangalla, Tana Toraja, Senga (33) tetap bekerja keras ditengah keterbatasan yang ia miliki.

Penulis: Tommy Paseru
Editor: Sudirman
ist
Senga (33) mengukir sebuah rumah adat di Sangalla, Tana Toraja, Rabu (12/5/2021) 

TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE - Warga Lembang (Desa) Tumbang Datu, Kecamatan Sangalla, Tana Toraja, Senga (33) tetap bekerja keras ditengah keterbatasan yang ia miliki.

Ia diketahui merupakan salah satu pria difabel. 

Meski begitu, Senga tak menghiraukan kondisinya tersebut.

Dari kondisinya itu Senga justru merasa harus bergerak dan terus berjuang. 

Ia tak mau kehidupannya disandarkan pada belas kasihan orang lain. 

Ia adalah seorang ayah sekaligus tulang punggung keluarga. 

Sehari-hari ia bekerja sebagai pengukir Tongkonan (rumah adat Toraja).

Bekerja sebagai pengukir sudah lama ia geluti, sekitar 20 tahun.

Kondisi yang hanya memiliki satu kaki dialami Senga sejak lahir.

Namun dibalik keterbatasannya itu, Senga sangat lihai dalam bekerja. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved