Breaking News:

Larangan Mudik Sulsel

Tak Terima Diminta Putar Balik, Satu Bus Coba Terobos Penjagaan di Perbatasan Maros

Hari kelima pelaksanaan larangan mudik, sejumlah kendaraan nekat di perbatasan maros melintas tanpa dokumen perjalanan lengkap

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Suasana posko penyekatan mudik Maros-Pangkep 

Bagi masyarakat yang ingin melintas diharuskan untuk melengkapi dokumen perjalanan yaknj KTP dan juga surat tugas dari kantor/instansi.

Pengendara yang memiliki kelengkapan dokumen, akan dipersilahkan melintas.

Sementara yang tidak memiliki dokumen perjalanan, maka akan diminta untuk memurat balik kendaraannya.

Kepala posko penyekatan Maros-Pangkep, AKP Sulaeman menegaskan di hari pertama pemberlakuan larangan mudik 6-17 Mei 2021 akan dilakukan pengetatan secara tegas mengenai surat dokumen perjalanan.

"Untuk penyekatan pertama dalam rangka pengamanan lebaran atau idul fitri tahun ini, tadi malam kita sudah melakukan penyekatan, sampai saat ini masih berjalan aman lancar, sampai saat ini ada 2 kendaraan roda empat yang kami suruh putar karena tidak memiliki dokumen sebagai syarat untuk melakukan perjalanan lintas kabupaten Sulawesi Selatan", ucap Sulaiman kepada tribunmaros.com.

Diharapkan agar seluruh masyarakat dapat mematuhi larangan mudik ini, agar rantai penularan Covid-19 bisa dihentikan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved